Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Hotel Rujukan di Jakarta Pusat Telah Menerima Pasien OTG Covid-19

Kepala Suku Dinas Kesehatan Pemkot Jakarta Pusat, Erizon, mengatakan sejumlah hotel rujukan di Jakarta Pusat telah menerima orang tanpa gejala (OTG)

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Suku Dinas Kesehatan Pemkot Jakarta Pusat, Erizon, mengatakan sejumlah hotel rujukan di Jakarta Pusat telah menerima orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

Dia menuturkan, hotel rujukan tersebut berjumlah tiga.

Di antaranya Hotel Ibis Senen, Ibis Mangga Dua, dan U Stay Mangga Besar.

“Hotel Ibis Senen, Ibis Mangga Dua, dan U Stay Mangga Besar sudah menerima pasien tanpa gejala (Covid-19)," kata Erizon, dalam keterangan resminya kepada Wartawan, Kamis (8/10/2020).

Dia melanjutkan, ketiga hotel rujukan OTG Covid-19 tersebut difasilitasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Hotel-hotel ini difasilitasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ucapnya.

Wali Kota Jakarta Pusat Ingatkan Camat hingga Lurah Jangan Lengah Terhadap Covid-19

22 Hari PSBB, Sudin Perhubungan Jakarta Selatan Catat 1.051 Pelanggar Protokol Kesehatan

2 Bulan Terakhir, Polda Metro Jaya Sita 66,8 Kg Sabu dan Tangkap 16 Tersangka

Dia menambahkan, tenaga kesehatan yang ditugaskan di hotel rujukan tersebut didukung dari Kementerian Kesehatan RI.

"Tenaga kesehatannya dari Kementerian Kesehatan. Adapun Puskesmas hanya merujuk pasien," jelas Erizon.

Sementara itu, Erizon menyebut wilayah Jakarta Pusat masih masuk kategori zona oranye Covid-19.

"Berdasarkan data 4 Oktober 2020, Jakarta Pusat zona oranye penyebaran virus corona Covid-19," jelasnya.

Erizon pun membeberkan data incident rate dan jumlah kasus aktif pada semua kelurahan di Jakarta Pusat.

“Dari 17 RW yang ditetapkan sebagai Wilayah Pengendalian Ketat, 14 di antaranya telah berkurang jumlah kasus aktifnya," tutur Erizon.

"Satu RW tetap dan dua RW bertambah. Pengurangan kasus umumnya karena telah selesainya isolasi yang dilakukan,” tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved