Breaking News:

Pencarian Kerja Berjumlah Lebih dari 300 Juta Selama April-Juni 2020

Pencarian kerja selama bulan April-Juni 2020 berjumlah lebih dari 300 juta, peningkatan sebesar 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya

freepik.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Jobstreet, perusahaan penyedia informasi lowongan pekerjaan terkemuka di Asia menyampaikan usahanya dalam membantu para pencari kerja terutama yang terkena dampak pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari setengah tahun di Indonesia.

Selain itu, Jobstreet juga mengumumkan fitur #LangsungKerja yang sudah tersedia di situs Jobstreet untuk mempermudah pencari kerja mendapatkan peluang kerja yang lebih besar.

Ada pun acara virtual tersebut dihadiri oleh Faridah Lim, Country Manager, Jobstreet Indonesia; Nurma Midayanti, SSi, M.Enc.Sc, Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Badan Pusat Statistik; Hj. Sri Lestari Sukarno, HR Services Ass. Manager, PT Panasonic Gobel Indonesia; dan Almer Hafiz, Talent Acquisition Manager, Danone Indonesia.

 “Pada bulan Mei 2020, Jobstreet mengadakan sebuah survei terhadap lebih dari 5.000 responden di Indonesia yang terdiri dari karyawan, pencari kerja, dan perekrut. Seperti yang kita ketahui, pandemi Covid-19 sangat berdampak pada para pekerja, di mana lebih dari 50% responden kehilangan pekerjaan atau pun diberhentikan sementara dari pekerjaan mereka. 43% dari responden mengalami pengurangan gaji hingga lebih dari 30%."

"Dari survey ini juga, terlihat bahwa industri yang paling terdampak oleh pandemi adalah perhotelan/catering, pariwisata, pakaian, makanan dan minuman, serta arsitektur dan konstruksi,” ungkap Faridah Lim, Country Manager, Jobstreet Indonesia pada Rabu (7/10). 

Data tersebut juga didukung oleh Hasil Survei Sosial Demografi Dampak Covid-19 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS)

“Selama masa pandemi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) juga melakukan survei persepsi terhadap lebih dari 87.739 responden. Menurut survei tersebut, saat ini hanya 56,40% responden yang masih tetap bekerja; 22,74% tidak bekerja; 18,34% bekerja tetapi dirumahkan, sementara; dan 2.52% baru saja di-PHK. Pandemi juga telah berdampak pada pendapatan para responden, di mana 41,91% responden mengalami penurunan pendapatan,” ujar Nurma Midayanti, Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Badan Pusat Statistik. 

Meskipun demikian, saat ini tetap ada kesempatan bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan.

Menurut data Jobstreet, hingga akhir tahun ini, perusahaan yang akan mulai merekrut karyawan terutama adalah dari sektor sektor manufaktur dan produksi, perdagangan umum dan grosir, perbankan dan keuangan, ritel, dan teknologi informasi komputer.

Jenis pekerjaan yang menempati urutan teratas adalah sebagai Sales/ Customer Service, Admin & HR, Accounting, Engineering, IT serta Marketing/PR.

Halaman
12
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved