Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Kapolres Bekasi Kota : Motif Pelajar Ikut Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Karena Ajakan

gerakan pelajar ikut aksi unjuk rasa ini murni karena sifat jiwa muda mereka yang mudah terprovokasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko di Aula Mapolres, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat, (9/10/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko mengatakan, motif pelajar yang mengikuti aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja mayoritas mengaku karena ajakan.

"Kita juga melakukan interogasi kepada mereka ternyata mereka mendapatkan informasi ajakan untuk melakukan kegiatan aksi dan mereka tertarik, ya kemudian ikut," kata Wijonarko, Jumat, (9/10/2020).

Wijonarko menjelaskan, ajakan itu berasal dari media sosial, mayoritas pelajar yang mudah terprovokasi membuat janji dengan teman-temannya berangkat bersama.

"Ya jadi dari media sosial ini kita akan dalami kemudian juga kita berharap bisa kita tindaklanjuti ya tentunya juga ini untuk mengantisipasi kedepannya," jelasnya.

Dia memastikan, gerakan pelajar ikut aksi unjuk rasa ini murni karena sifat jiwa muda mereka yang mudah terprovokasi.

Tidak ada indikasi ratusan pelajar yang diamankan mendapatkan bayaran atau intimidasi dari pihak lain untuk turun aksi.

"Tidak ada (indikasi dibayar), jadi memang ini masih kita dalami, sementara tidak ditemukan ada indikasi itu, hanya memang keinginan mereka ya kemudian jiwa muda mereka ikut-ikutan saja," ucap dia.

"Tidak ada (intimidasi), mereka rata-rata hanya keinginan pribadi masing-masing kemudian loyalitas dengan kawan-kawannya," tuturnya.

Adapun pelajar yang diamankan saat ikut aksi demo sebanyak 116 orang, mereka berasal dari berbagai daerah, mulai dari Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi hingga Kabupaten Karawang.

Para pelajar yang diamankan dilakukan pembinaan, mereka juga diminta untuk membuat surat penyataan dan wajib dijemput orangtua atau walinya.

Dua Pelajar di Bekasi yang Diamankan Saat Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Reaktif Covid-19

Cium Kaki Ibunda, Tangis Haru Warnai Pelajar yang Diamankan Ikut Unjuk Rasa UU Cipta Kerja di Bekasi

5 Obat Tradisional Ampuh Menghilangkan Karang Gigi, Murah dan Mudah Dilakukan di Rumah

Dia juga memastikan, tidak ada pelajar yang membawa senjata tajam selama mengikuti aksi unjuk rasa.

"Tadi kita hadirkan para orangtua untuk mengecek keberadaan anaknya, kemudian juga anaknya diberikan kesempatan untuk berjanji kepada orang tua untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya," tuturnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved