Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Pesan Serius Jokowi ke Gubernur Soal UU Cipta Kerja, Minta Polri Tindak Pendemo Anarkis

Akhirnya, Presiden Joko Widodo berkomentar setelah banyak gubernur yang menolak UU Cipta Kerja dan pesannya untuk Polri.

Editor: Y Gustaman
KONTAN/Daniel Prabowo
Presiden Jokowi 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Akhirnya, Presiden Joko Widodo berkomentar setelah banyak gubernur yang menolak UU Cipta Kerja dan pesannya untuk Polri.

Seperti diketahui, unsur buruh, mahasiswa, pelajar turun ke jalan menolak pengesaran UU Cipta Kerja yang dianggap kontroversial dan merugikan. 

Terungkap, Presiden Jokowi dengan tegas menyikapi para gubernur atau kepala daerah yang menolak UU Cipta Kerja. 

Ia memastikan salah satu alasan pemerintah menerbitkan UU Cipta Kerja adalah untuk membuka lapangan kerja baru di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi dalam keterangan pers dari Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10/2020) sore.

Instagram Kahiyang Dibanjiri Protes Omnibus Law, Begini Reaksi Bobby Nasution Ditanya UU Cipta Kerja

"Mengapa kita membutuhkan Undang-Undang Cipta Kerja, pertama setiap tahun ada 2,9 juta penduduk usia kerja baru, anak muda yang masuk ke pasar kerja," kata Jokowi.

"Sehingga kebutuhan lapangan kerja baru sangat mendesak," ucap Presiden.

Menurut Jokowi, jumlah pengangguran saat ini juga semakin banyak.

Apalagi, jumlah pandemi Covid-19 yang membuat banyak masyarakat terdampak secara ekonomi.

"Di tengah pandemi terdapat kurang lebih 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta terdampak pandemi Covid-19," kata Jokowi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved