Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Pengunjung Pusat Kebugaran Selama PSBB Transisi Maksimal 25 Persen, GOR Dilarang Ada Penonton

Pusat kebugaran kembali dibuka selama PSBB trandisi dimuali 12-25 Oktober 2020 dengan beberapa ketentuan.

Editor: Y Gustaman
WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang
GOR Senam Raden Inten yang tertutup 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pusat kebugaran kembali dibuka selama PSBB trandisi dimuali 12-25 Oktober 2020 dengan beberapa ketentuan.

Pemprov DKI Jakarta memastikan operasional pusat kebugaran batas maksimal 25 persen pengunjung dari kapasitas pusat kebugaran.

Dalam syarat operasional terbaru, aturan jarak antar pengunjung di pusat kebugaran juga diatur minimal dua meter.

Latihan bersama dalam ruangan tertutup juga dilarang, Pemprov DKI Jakarta mengatur latihan bersama hanya diperbolehkan dilakukan di luar ruangan.

Berikutnya, setiap pusat kebugaran diminta untuk menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat untuk area publik yang dipakai bersama-sama.

Pembelian Tiket Wajib Lewat Daring untuk Pengunjung Taman Rekreasi selama PSBB Transisi

Fasilitas dalam ruangan juga diatur dengan alta pengatur sirkulasi udara dan setiap petugas memakai masker, face shield dan sarung tangan.

Jam operasional juga dibatasi dari jam buka pukul 06.00, dan jam tutup operasional pukul 21.00 WIB.

GOR Boleh Dipakai Tapi Tanpa Penonton

Sementara Gedung Olahraga (GOR) tertutup atau indoor juga kembali diizinkan beroperasi.

Ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi saat GOR dibuka kembali, salah satunya tidak diperbolehkan adanya penonton di dalam arena olahraga yang dibuka.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved