Banjir Kepung Jakarta
Kali Dipenuhi Material Longsor, Permukiman Warga di Ciganjur Masih Tergenang
Permukiman warga di Jalan Damai 2 RT 04/RW 12 Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, masih tergenang air pada Senin (12/10/2020).
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Elga H Putra
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Permukiman warga di Jalan Damai 2 RT 04/RW 12 Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, masih tergenang air pada Senin (12/10/2020).
Penyebabnya adalah reruntuhan longsor yang masih menumpuk di kali.
Material longsor seperti tanah, kayu, dan bebatuan terlihat menutupi aliran kali.
Namun, tiga alat berat sudah berada di lokasi guna mengangkut material longsor.
Sementara itu, sebanyak 270 warga masih mengungsi di empat titik pengungsian.
Hujan deras yang terjadi pada Sabtu (10/10/2020) malam mengakibatkan banjir disertai tanah longsor di Jalan Damai RT 04/RW 02, Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Informasi banjir dan tanah longsor diterima petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan sekitar pukul 18.50.
"Ketinggian air mencapai 120 sentimeter," kata perwira piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Sukoco, saat dikonfirmasi.
Tiga orang menjadi korban dalam peristiwa ini. Satu di antaranya meninggal dunia.
"Dua orang dibawa ke RS Ali Sibroh Malisi. Keduanya perempuan berusia 50 dan 48 tahun," ujar Sukoco.
"Satu orang meninggal dunia di RS Marinir, korban perempuan sekitar 45 tahun," ungkapnya.
Sukoco menjelaskan, setidaknya 300 rumah terendam banjir dan 100 orang harus dievakuasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ciganjur-masih-tergenang.jpg)