Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Kasus Covid-19 Kota Bekasi Nyaris 5.000 Orang, Begini Penjelasan Wali Kota Rahmat Effendi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tidak menampik adanya peningkatan kasus hingga melonjak cukup tinggi sampai saat ini

Tribun Jakarta/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Posko Gugus Tugas Covid-19 Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sebaran Covid-19 di Kota Bekasi secara kumulatif nyaris menyentuh angka 5.000 kasus. Kondisi ini membuat wilayah setempat jadi yang tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tidak menampik adanya peningkatan kasus hingga melonjak cukup tinggi sampai saat ini.

Dia berdalih, peningkatan kasus terjadi akibat upaya tracing atau pelacakan melalui swab test yang dilalukan pihaknya secara masif.

"Kita itu tinggi, kita itu banyak karena kita ngejar dari awal, satu ini kita tracking," kata Rahmat Effendi saat dijumpai di Stadion Patriot Bekasi, Senin, (12/10/2020).

Penanganan saat ini lanjut dia, tetap berpegang pada kebijakan adaptasi tatanan hidup baru (ATHB) di mana, masyarakat dapat melakukan kegiatan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Disamping itu, Pemkot Bekasi juga terus menambah kapasitas fasilitas isolasi untuk pasien Covid-19 seperti di RS Darurat Stadion dan The Green Hotel.

"Saya lihat tinggi dalam junlah terkonfirmasi, namun jumlah angka kematiannya renda sekali, nah ini kan penanggulangannya berjalan, pencegahan berjalan," terang dia.

Sebelumnya diberitakan, sebaran Covid-19 di Kota terus mengalami peningkatan, hingga data terakhir yang dipublikasi pada Senin, (12/10/2020), warga yang terkonfirmasi positif mencapai 4917 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Dezy Syukrawati mengatakan, jumlah tersebut merupakan kasus yang dihitung secara kumulatif.

"Angka kasus secara kumulatif sampai hari ini 4917 orang, dari total kasus itu ada 4045 orang yang dinyatakan sembuh," kata Dezy.

Dia menjelaskan, untuk angka kasus aktif atau yang masih menjalani perawatan sampai dengan hari ini sebanyak 739 orang.

Baca juga: Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 4.917 Orang, Kasus Aktif Hingga Hari Ini Sebanyak 739 Pasien

Baca juga: Wali Kota Bekasi Sebut Maklumat Jam Malam Tak Begitu Berpengaruh Terhadap Peningkatan Kasus Covid-19

Baca juga: Protret Pasien Covid-19 Kota Tangerang Ikuti Tes SKB CPNS, Panita Pakai APD Level 2

"Kasus kematian terkonfirmasi positif sampai dengan hari ini mencapai 133 orang, sisanya (dari angka kumulatif setelah dikurangi angka sembuh) masih menjalani perawatan," terang dia.

Adapun kasus aktif yang menjalani perawatan berada di sejumlah tempat baik di RSUD milik pemerintah, RS Darurat, Green Hotel dan RS Swasta.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved