Komisi III DPR Kunker ke Kalsel, Mengecek Kinerja dan Kendala Mitra Kerja

Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Senin (12/10/2020). Kunjungan kerja tersebut merupakan Kunker Reses Komisi III

Istimewa
Wakil Ketua Komisi III Aboebakar Alhabsyi saat kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Senin (12/10/2020) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Senin (12/10/2020). Kunjungan kerja tersebut merupakan Kunker Reses Komisi III.

Dalam Kunker tersebut Komisi III bertemu dengan para mitra kerja di daerah seperti Kapolda, Kajati, Kanwil Kemenkumham beserta jajaran masing-masing. Ini adalah bagian dari kerja pengawasan yang dilakukan oleh Komisi III.

"Dalam Kunker reses seperti ini kami melakukan pengawasan implementasi kerja lapangan dari mitra kerja Komisi III. Kita melihat bagaimana eksekusi program yang telah disusun dalam Rencana Kerja Kementerian dan Lembaga. Selain itu kita juga banyak membahas kendala yang dialami oleh mitra kerja di lapangan. Hal itu menjadi catatan kami untuk perbaikan kedepan," kata Wakil Ketua Komisi III Aboebakar Alhabsyi kepada wartawan.

Pria yang juga merupakan Ketua MKD DPR RI itu mengatakan, bahwa berbagai masukan masyarakat dan kasus yang sedang menjadi perhatian publik juga didiskusikan dalam kunjungan ini.

Misalnya soal narkoba, di mana Komisi III mengapresiasi pengungkapan 300 kilogram sabu oleh Polda setempat.

“Kemudian kita juga monitoring proses penegakan hukumnya. Ini adalah bagian dari pengawasan untuk memastikan proses penegakan hukum telah dilakukan dengan baik,” tuturnya.

Baca juga: Anggota DPR Minta UU Ciptaker Jangan Mengganggu Pelaksanaan Otsus Papua

Baca juga: Ngaku Simpanan Anggota DPR, Sejumlah Wanita Cantik Minta Revisi UU Cipta Kerja: Masih Ingat Saya?

Komisi III, kata Aboebakar juga mendalami kabar dua napi wanita yang terlibat TPPU narkoba. BNN sudah menyita aset mereka sampai dengan Rp 5,2 miliar.

“Kenapa hal ini bisa terjadi, bagimana pengamanan dalam lapas. Apakah mereka juga bisa membawa alat komunikasi, sehingga bisa leluasa mengontrol perdagangan narkoba,” tutur Sekjen PKS itu.

Dikatakan Aboebakar, Komisi III mengapresiasi kinerja para mitra kerja yang dinilai cukup baik. Seperti Kejati Kalsel kemarin sudah meraih WBK, sekarang sedang menuju proses ke WBBM, dan kemarin hasil penilaian internalnya sangat bagus, karenanya juga perlu kita apresiasi hal itu.

“Selain itu kita juga memastikan pelayanan untuk masyarakat berlangsung dengan baik,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved