Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Demi Tolak UU Cipta Kerja, Polisi Lakukan Penyekatan di 11 Titik Kota Bekasi

Polres Metro Bekasi Kota melakukan penyekatan di 11 titik akses menuju Jakarta dan perbatasan wilayah.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Penyekatan yang dilakukan polisi di Stasiun Bekasi terhadap peserta unjuk rasa yang hendak menuju Jakarta, Selasa (13/10/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota melakukan penyekatan di 11 titik akses menuju Jakarta dan perbatasan wilayah.

Kegiatan ini dilakukan dalam pengamanan aksi demo tolak UU Cipta Kerja.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, penyekatan dilakukan untuk menghindari massa peserta aksi agar tidak berkumpul di Jakarta.

Kepolisian menyarankan, peserta aksi unjuk rasa dapat menyampaikan aspirasinya di dalam Kota Bekasi melalui pemerintah setempat dan DPRD.

"Untuk cegah ke luar Kota Bekasi, kita akan tampung aspirasi di sekitar sini aja, DPRD maupun di Pemkot Bekasi," kata Alfian, Selasa (13/10/2020).

"Supaya tidak terlalu padat ke Jakarta jadi enggak terganggu aktivitas masyarakat, kalau mau aspirasi bisa di DPRD maupun ke Pemkot aja," tambahnya.

Polsek Bekasi Utara mengamankan pelajar di Stasiun Bekasi ketika hendak berangkat ke Jakarta mengikuti aksi unjuk rasa, Selasa, (13/10/2020).
Polsek Bekasi Utara mengamankan pelajar di Stasiun Bekasi ketika hendak berangkat ke Jakarta mengikuti aksi unjuk rasa, Selasa, (13/10/2020). (TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)

Alfian menjaskan, terdapat 11 titik akses jalan dan enam titik objek vital yang dijaga personel kepolisian dibantu TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub).

"Jadi penyekatan di 11 titik dan 6 obyek vital kita sih hanya dimbau untuk penyekatan aspirasi di kita saja," terang dia.

Adapun 11 titik tersebut berada di, Pintu Tol Bekasi Barat 1, Pintu Tol Bekasi Barat 2, Tol Bekasi Timur 1, Jatiwaringin, Jatiasih dan Rest Area KM 5.

Kemudian di Perbatasan Sumber Arta Kalimalang, Medan Satria - Cakung, Tomyang dan Sasak Jarang.

Baca juga: Alasan Main ke Kota Tua, Puluhan Pelajar Asal Bekasi Diduga Ingin Ikut Demo UU Cipta Kerja

Baca juga: Baru Gabung TC di Kroasia, Elkan Baggott Patok Target Tinggi Bersama Timnas U-19 Indonesia

Selanjutnya untuk enam objek vital diantaranya, Mega Bekasi Mall, Naga Pondok Ungu, Summarecon, Mal Metropolitan, Citra Grand dan BTC Mal.

"Personel yang dikerahkan 419 dari Polres ditambah TNI dari Yon Armet 82, Marinir 61 lalu dari Kodim 100," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved