Demo Tolak UU Cipta Kerja

Dipukul Mundur Polisi, Massa Aksi Menyebar ke Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Selatan

Polisi memukul mundur massa aksi tolak UU Cipta Kerja yang mulai berbuat anarkis. Massa aksi pun kini menyebar ke sejumlah wilayah.

Tayang:
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Sejumlah aparat kepolisian tampak mengendarai motor untuk memukul mundur massa aksi dari sekitar kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Massa pelajar dipukul mundur aparat kepolisian hingga ke sejumlah ruas jalan, di Jakarta Pusat, pukul 16.20 WIB, Selasa (13/10/2020).

Mereka tersebar di Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Selatan, dan Jalan Kemuliaan, Jakarta Pusat.

Sejumlah aparat kepolisian terus membubarkan mereka.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih memukul mundur massa aksi.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja kembali diwarnai kericuhan.

Bentrokan pecah setelah unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja, di dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, pukul 16.00 WIB.

Bentrokan diawali dari arah massa aksi yang melemparkan botol plastik hingga batu ke arah aparat yang sedang berjaga.

Sejumlah massa aksi tampak hendak menerobos kawat berduri yang dipasang polisi
Sejumlah massa aksi tampak hendak menerobos kawat berduri yang dipasang polisi (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Letupan suara petasan juga santer terdengar.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih bentrok dengan aparat kepolisian.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved