Penanganan Covid

Banyak Peserta Unjuk Rasa Reaktif Covid-19, Satgas Minta Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan

Banyaknya aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di berbagai daerah ternyata membawa dampak yang kurang baik terhadap penanganan Covid-19.

Editor: Elga H Putra
(Tangkap layar channel YouTube BNPB Indonesia)
Perkembangan Covid-19 mingguan di Indonesia (Tangkap layar channel YouTube BNPB Indonesia) 

Satgas perusahaan ini agar berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk melakukan screening kepada buruh yang mengikuti aksi penyampaian aspirasi.

"Bagi yang hasil testingnya reaktif dapat segera ditelusuri kontaknya," saran Wiku.

Tidak hanya itu, bagi anggota kepolisian yang bertugas mengamankan aksi unjuk rasa pun dianjurkan untuk melakukan testing.

Jika ada yang reaktif agar dilakukan tracing kontak terdekatnya.

Lalu bagi masyarakat yang anggota keluarganya mengikuti aksi unjuk rasa untuk segera memeriksakan diri.

"Bagi yang memilih untuk demonstrasi, ingat, bahwa demonstrasi tidak akan kehilangan esensinya jika kita tetap berlaku damai dan patuh selama kegiatan berlangsung. Jaga jarak antar demonstran, selalu pakai masker, cuci tangan atau membawa hand sanitizer adalah salah satu andil anda memerdekakan bangsa ini dari pandemi Covid-19," pesan Wiku.

Baca juga: Fakta Massa Anarko Picu Bentrokan Pascademo di Monas: Rusuh di Tugu Tani hingga Aksi Bakar-bakaran

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan virus Corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat Pesan Ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Rapid Test Pengunjuk Rasa Banyak Reaktif, Satgas Imbau Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved