Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Gelombang Massa Tolak UU Omnibus Law, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Jakarta Masih Zona Merah

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengingatkan aksi demo jangan sampai menjadi klaster baru penularan Covid-19.

TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sujana (tengah), saat memantau unjuk rasa anti UU Cipta Kerja, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020) siang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Gelombang penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja masih terus berlanjut.

Selasa (13/10/2020) kemarin, ribuan orang kembali menggelar unjuk rasa di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengingatkan aksi demo jangan sampai menjadi klaster baru penularan Covid-19.

Apalagi, kata Nana, DKI Jakarta termasuk wilayah yang termasuk zona merah.

"Jakarta sampai saat ini masih zona merah penyebaran Covid-19. Jangan sampai pengunjuk rasa menjadi klaster penularan karena sudah pasti mereka berkerumun," kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Selasa.

Nana mengungkapkan masih banyak orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 di Jakarta.

"Tanpa dia sadari sebetulnya dia sudah tertular Covid. Nah, jangan sampai para pengunjuk rasa begitu pulang mereka menularkan Covid kepada keluarga dan lingkungan," imbau dia.

Polri menyatakan kesiapannya untuk mengamankan aksi unjuk rasa menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja, Selasa (13/10/2020).

Nana mengatakan pengerahan personel polisi akan menyesuaikan dengan jumlah massa aksi.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved