Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Dua Pekan, Pemerintah Kota Tangerang Kumpulkan Rp 8,8 Juta Dari Pelanggar PSBB

Denda di atas juga berlaku untuk para pelanggar yang membuat kerumunan.

ISTIMEWA/Dokumentasi Polresta Tangerang
Polresta Tangerang melaksanakan Operasi Yustisi di tiga titik kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (20/9/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang telah mengumpulkan uang sebesar Rp 8,8 juta hasil denda dari para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama bulan Oktober 2020.

Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falfeli mengatakan, angka di atas didapatkan dari operasi aman bersama dari tanggal 1 sampai 13 Oktober 2020.

"Kalau denda ringan ada 140 orang yang sudah membayar," jelas Ghufron dalam pesan singkat, Kamis (15/10/2020).

Sebagai informasi, denda ringan pelanggar PSBB di Kota Tangerang dikenakan biaya sebesar Rp 50 ribu bagi yang tidak mengenakan masker.

Denda di atas juga berlaku untuk para pelanggar yang membuat kerumunan.

Untuk total denda dari pelanggaran ringan ini berjumlah Rp 7 juta.

Sedangkan denda lainnya adalah denda dari tempat makan yang tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Ada enam orang pengelola rumah makan yang didenda Rp 300 ribu," ucap Ghufron.

Dari denda tersebut terkumpul sebanyak Rp 1,8 juta sehingga total keseluruhan denda sebesar Rp 8,8 juta.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Elga H Putra
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved