Penanganan Covid

Satgas Ingatkan Penanggulangan dan Mitigasi Bencana Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Di tengah pandemi Covid-19, Indonesia harus tetap siaga menghadapi kemungkinan adanya bencana alam.

Editor: Elga H Putra
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di Ciganjur, Jagakarsa, Sabtu (10/10/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19, Indonesia harus tetap siaga menghadapi kemungkinan adanya bencana alam.

BMKG telah memberikan pernyataan bahwa di Indonesia berpotensi terjadi La Nina hingga bulan Maret 2021.

La Nina sendiri yakni fenomena alam yang menyebabkan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi di sejumlah daerah.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan kepada daerah yang terdampak bencana alam agar upaya penanggulangan bencana dilakukan dengan menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19.

Upaya mitigasi bencana juga perlu disiapkan dengan matang oleh pemerintah daerah ataupun pihak-pihak yang terkait.

Hal ini bertujuan untuk menekan penularan Covid-19 di lokasi pengungsian.

"Karena harus disesuaikan dengan bencana non alam yaitu pandemi Covid-19. Kontigensi plan dan mitigasi risiko harus disiapkan dengan matang untuk meminimalisir kerugian bahkan korban jiwa pada sektor terdampak termasuk memastikan lokasi pengungsian, yang akan digunakan untuk dapat meminimalisir penularan Covid-19," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers yang disampaikan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (15/10/2020).

Karena bencana alam yang terjadi di berbagai daerah mengharuskan masyarakat menempati lokasi pengungsian.

Hal ini dapat berdampak terhadap potensi penularan Covid-19 serta penyakit lainnya.

Untuk itu, pemerintah daerah dituntut untuk menyiapkan lokasi pengungsian yang menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Bagi masyarakat apabila memungkinkan agar dapat menghindari lokasi pengungsian di tenda jika tidak terpaksa. Selain itu, manfaatkan tempat-tempat penginapan yang terdekat sebagai lokasi pengungsian," ujar Wiku.

Di pengungsian harus dipastikan masyarakat mendapatkan masker cadangan, hand sanitizier, alat makan pribadi dan tempat evakuasi yang dirancang untuk menjaga jarak pengungsi dan harus ada petugas kesehatan di sekitar pengungsian.

Satgas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah, khususnya yang wilayahnya rawan bencana, segera menyiapkan segala peralatan dan fasilitas sesuai protokol kesehatan.

Baca juga: Minder Punya Rambut Tipis? Ini 5 Cara Menebalkan Rambut dengan Obat Tradisional Ala Rumahan

Bagi masyarakat tetap patuhi 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak selama di lokasi pengungsian.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved