Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

8 Anggota Polres Bekasi Positif Covid-19 Pasca-Pengamanan Demo Tolak UU Cipta Kerja

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan sebanyak delapan anggotanya positif Covid-19 pasca-pengamanan demo tolak UU Cipta Kerja.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Jajaran Polsek Jatiuwung yang melakukan pengamanan dan penyekatan aksi demo buruh menolak Undang-undang Omnibus Law Ciptaker, Selasa (6/10/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan sebanyak delapan anggotanya positif Covid-19 pasca-pengamanan demo tolak UU Cipta Kerja.

Delapan anggota polisi itu lanjut dia, terdiri dari tujuh orang personel Polsek Cikarang Barat dan Kapolsek Muaragembong.

"Ada tujuh orang anggota positif Covid-19 di Polsek Cikarang barat, semuanya diketahui pasca-demo (UU Cipta Kerja) termasuk Kapolsek Muaragembong," kata Hendra, Sabtu (17/10/2020).

Hendra menjelaskan, seluruh personel yang terpapar Covid-19 ini memang terlibat langsung dalam penanganan aksi unjuk rasa yang terjadi pekan lalu.

Terlebih untuk di Cikarang Barat, sebagai pusat kegiatan unjuk rasa, banyak kerumanan massa dan personel kepolisian yang diterjukan di wilayah tersebut.

"Kalau di Cikarang Barat memang menjadi pusat kegiatan demo kemarin, seperti di kawasan industri dan di Warung Bongkok," terang dia.

Delapan anggota Polres Bekasi yang diketahui positif Covid-19 pasca-demo UU Cipta Kerja masuk kategori orang tanpa gejala.

Mereka terkonfirmasi positif setelah kepolisian melakukan pengecekan rutin terhadap anggotanya.

"Kondisi fisiknya baik, karena mereka OTG, saat ini masih menjalani isolasi mandiri, mudah-mudahan cepat pulih kesehatannya," ucap Hendra.

Adapun untuk pelayanan di Mapolsek Cikarang Barat atau Muaragembong, saat tetap berjalan seperti biasa dengan peningkatan protokol kesehatan.

Baca juga: Kepulauan Seribu Kini Punya Jalur Wisata Sepeda dengan Pemandangan Hutan dan Pantai

Baca juga: Pagi Sampai Sore Tertawa-tawa Bareng Teman, Malam Harinya Siswi SMK Tewas Dibunuh & Diperkosa Paman

"Pelayanan tetap jalan seperti SKCK (surat keterangan catatan kepolisian), silahkan warga yang mau melakukan pelayanan tetap menjaga protokol kesehatan," terang dia.

Hendra juga sudah berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui dinas terkait agar dilakukan pengetesan Covid-19 terhadap buruh peserta unjuk rasa.

"Saya sudah kordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian agar tiap-tiap perusahaan melakukan pengetesan karyawannya yang ikut demo kemarin," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved