Breaking News:

Kasus Napi Narkoba Vonis Mati Kabur dari Lapas Tangerang Harus Jadi Momentum Pembenahan

Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly diminta untuk mengambil langkah tegas terkait nasib petugas yang terlibat pelarian Cai Chang.

IST VIA KOMPAS
Cai Changpan, napi kabur dari Lapas Tangerang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satu bulan terpidana mati kasus narkoba, Cai Changpan alias Cai Yi Fan alias Antoni, kabur dari Lapas Tangerang Senin (14/9/2020) silam.

Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly diminta untuk mengambil langkah tegas terkait nasib petugas yang terlibat pelarian Cai Changpan dari Lapas Tangerang dengan menggali gorong-gorong.

Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah menilai, yang harusnya bertanggungjawab adalah Kalapas dan Kakanwil Banten.

"Dirjen PAS juga harus diberi peringatan, karena sampai satu bulan ini tidak ada perkembangan, harusnya mengundurkan diri," kata Trubus saat dikonfirmasi Sabtu (17/10/2020).

Menurutnya, Menteri Hukum dan HAM layak mencopot ketiga pejabat tersebut.

Hal itu sebagai pertanggungjawaban agar kasus serupa tak terjadi lagi. Selain itu juga bentuk transparansi publik.

"Jadi harus dicopot semua supaya tidak terulang kembali, apalagi masalah ini sudah berulang-ulang terjadi dan hanya mengorbankan pegawai-pegawai kecil saja," ujarnya.

Trubus mendorong Yasonna berani menegur, hingga punya nyali untuk pembenahan di lapas.

Menurutnya jika tidak dibenahi serius, ini akan berdampak ke kepercayaan publik.

"Kalau tidak segera ditindak, di lapas lain juga akan ikut seperti itu. Karena mereka yang lepas selain bandar narkoba juga orang yang punya kedudukan," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved