Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Klaster Industri Menyumbang 2/3 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Kasus kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi dari data terakhir sebanyak 3.622 orang

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Hendra Gunawan 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Penularan melalui klaster industri di Kabupaten Bekasi, telah menyumbangkan dua per tiga dari total kasus kumulatif Covid-19 di wilayah setempat.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi sekaligus Kapolres Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, Sabtu, (17/10/2020).

"Kemarin dari Epson saja, Unilever, lalu dari industri-industri lain itu menyumbangkan dua per tiga kasus positif dibandingkan total jumlah," kata Hendra.

Dia menjelaskan, kasus kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi dari data terakhir sebanyak 3.622 orang.

"Dari total kasus yang tadi saya sebutkan, 2600 sekiannya itu berasal dari sektor industri," ungkap Hendra.

Untuk itu, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi terus berupaya agar tiap-tiap industri memperketat penerapan protokol kesehatan bagi karyawannya.

"Untuk itu kita instruksikan lagi ke industri agar lebih ketat lagi protokol Covid-19, terutama jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, tidak berkerumun," paparnya.

Ditambah lagi kata dia, peningkatan fasilitas sirkulasi udara di area produksi yang harus benar-benar berjalan dengan baik.

"Teknologi filtrasi ruangan baik dia menggunakan filter, sehingga tidak menjadi penularan walaupun ada OTG (orang tanpa gejala) yang masuk ke industrinya," tegas dia.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Cilincing Menurun Berkat Gencarnya 3T dan 3M

Baca juga: Program Bedah Rumah Bazis Baznas DKI Sasar 10 Rumah di Kepulauan Seribu

Baca juga: Raffi Ahmad & Nagita Ultah Pernikahan ke-6, Arie Untung Bahas Peristiwa Masa Lalu di Mal: Jadi Inget

Adapun dari total kasus kumulatif di Kabupaten Bekasi, sebanyak 3361 kasus telah dinyatakan sembuh dan angka kematian sebanyak 61 orang.

"Untuk kasus aktifnya atau yang masih dirawat sebanyak 210 orang, 89 dirawat di rumah sakit dan 121 sisanya isolasi mandiri," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved