Demo Tolak UU Cipta Kerja

Bakar Ban, Mahasiswa Serukan Tolak UU Cipta Kerja di Dekat Istana Negara

Massa mahasiswa mulai membakar ban di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada pukul 13.03 WIB, Selasa (20/10/2020).

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Massa mahasiswa mulai membakar ban di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada pukul 13.03 WIB, Selasa (20/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Massa mahasiswa mulai membakar ban di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada pukul 13.03 WIB, Selasa (20/10/2020).

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, terdapat satu mobil komando dengan sejumlah alat pengeras suara.

Massa mahasiswa ini tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

Mereka membentuk barisan dan terus menyuarakan menolak UU Cipta Kerja.

"Hidup mahasiswa. Kita perkuat lagi barisan agar tidak ada oknum yang masuk ke barisan kita," ucap seorang mahasiswa menggunakan pengeras suara.

Beberapa di antaranya ada yang membawa spanduk.

Tiba Dekat Istana

Massa mahasiswa tiba di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pukul 12.49 WIB, Selasa (20/10/2020).
Massa mahasiswa tiba di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pukul 12.49 WIB, Selasa (20/10/2020). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Massa mahasiswa tiba di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pukul 12.49 WIB, Selasa (20/10/2020).

Mereka siap berujuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja kepada Presiden Joko Widodo.

"Kami akan menyuarakan pendapat untuk tegas menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja," kata Rafi, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ), di lokasi.

Dia mengatakan, massa mahasiswa tetap mematuhi protokol Covid-19 yakni mengenakan masker dan membawa hand sanitizer (cairan pembersih tangan).

"Kami memakai masker dan membawa hand sanitizer. Kami tahu ini pandemi Covid-19. Tapi lebih berbahaya jika UU Cipta Kerja diterapkan," jelasnya.

Sementara itu, pantauan TribunJakarta.com di lokasi, kawat berduri dan sejumlah road barrier atau pembatas jalan menutup rapat Jalan Medan Merdeka Barat.

Baca juga: Program BLT UMKM Rp 2,4 Juta Masih Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat yang Harus Dipenuhi

Baca juga: TC di Kroasia Segera Berakhir, PSSI Pastikan Bawa Timnas U-19 Tampil di Toulon Perancis

Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Jalan MH Thamrin menuju Harmoni atau arah sebaliknya tak dapat melintas.

Sejumlah aparat TNI-Polri, petugas Dinas Perhubunga dan Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta berjaga-jaga di lokasi.

Dikabarkan sebelumnya, massa buruh dan mahasiswa bakal berunjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja, di dekat Istana Negara.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved