Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Gubernur Banten Geram Soal Kerumunan Bantuan UMKM di Gedung Cisadane Kota Tangerang

Gubernur Banten Wahidin Halim memberikan catatan khusus terhadap pelaksanaan penyaluran Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pemandangan ribuan masyarakat yang berkerumun di Gedung Cisadane Kota Tangerang untuk mendaftar bantuan dari pemerintah pusat untuk usaha, Senin (19/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim memberikan catatan khusus terhadap pelaksanaan penyaluran Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Gedung Cisadane Jalan KS Tubun No.1 Karawaci, Kota Tangerang.

Usut punya usut, keramaian di Gedung Cisadane, Kota Tangerang tersebut lantaran ribuan masyarakat ingin mendaftar penerima bantuan UMKM sebesar Rp 2,4 juta dari Pemerintah Pusat.

Saking ramainya, video yang menayangkan kelakuan bar-bar masyarakat Kota Tangerang tersebut sampai diunggah oleh beberapa akun media sosial.

Baca juga: Kerumunan di Gedung Cisadane, Wali Kota Tangerang Mengaku Ada Kesalahan Informasi

"Sebagai Gubernur, Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Banten, saya menyesalkan terhadap penyaluran Bantuan Presiden kepada masyarakat, kepada UMKM yang sebesar Rp 2,4 juta tanpa protokol kesehatan. Tanpa koordinasi dengan Pemerintah Provinsi," ungkap Wahidin dalam keterangannya, Selasa (20/10/2020).

Dia mengingatkan kepada Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah yang seharusnya memberikan instruksi untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Saya kira menjadi catatan khusus karena telah melanggar protokol kesehatan," tambah pria yang lebih akrab disapa WH ini.

Perkembangan Covid-19, lanjutnya, tidak akan berhasil ketika tidak ada koordinasi satu sama lain antara pusat dengan daerah

Juga antar lembaga termasuk di dalamnya kesadaran dari masyarakat.

"Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Karena di Tengerang telah muncul klaster-klaster baru. Kepada Bupati dan Wali Kota, saya minta meningkatkan upaya-upaya dalam rangka memutuskan mata rantai Covid-19," perintah Wahidin.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved