Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Polisi Fokus Sweeping Pelajar di Bawah Umur yang Hendak Ikut Demo ke Istana Negara

Kapolsek Curug, Kompol MH Panjaitan mengatakan, pelajar di bawah umur rentan terprovokasi menjadi alasa pihaknya fokus kepada mereka.

Tribun Jakarta/Ega Alfreda
Ratusan pelajar tingkat SMA dan STM yang diamankan di Mapolrestro Tangerang Kota hendak ikut-ikutan demo penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja, Selasa (13/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CURUG - Pelajar yang masih di bawah umur masih jadi pusat perhatian polisi untuk diamankan bila terciduk ikut-ikutan demo ke Istana Negara, Jakarta.

Sebagaimana diketahui, mahasiswa dan beberapa elemen lainnya kembali melakukan demo besar-besaran ke Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Demo masih dalam penolakan Undang-undang Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Kapolsek Curug, Kompol MH Panjaitan mengatakan, pelajar di bawah umur rentan terprovokasi menjadi alasa pihaknya fokus kepada mereka.

"Kita antisipasi anak-anak pelajar, akan kita amankan karena masih di bawah umur. Mereka masih rentan tidak tahu apa-apa," ucap Panjaitan ketika dihubungi, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Tidak Ada Penyekatan Massa Mahasiswa Tangerang Saat Demo ke Istana Negara

Dirinya akan menerjunkan setidaknya 135 personel gabungan dari TNI/Polri untuk berjaga di daerah perbatasan.

Penjagaan di kawasan Bitung akan dipertebal lantaran di situ merupakan titik temu massa dari berbagai daerah.

"Titiknya di perbatasan Cikupa dengan Curug bergabung dengan wilayah perbatasan Polresta Tangerang dan Polrestro Tangerang, pertigaan Bitung, Jembatan Bitung dan Pintu Masuk Tol dari arah Jatiuwung," ungkap Panjaitan.

Kendati demikian, ia mengatakan kalau pihaknya sebatas melakukan pengawalan sampai ke kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved