Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Tiba-tiba Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Kapolres Jakarta Pusat Minta Pelajar Pulang ke Rumah

Remaja yang tampak mengenakan celana abu-abu khas SMA tiba-tiba datang ikut demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Massa yang diduga pelajar enggan membubarkan diri setelah unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja selesai, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pukul 17.23 WIB, Selasa (20/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Massa buruh dan mahasiswa telah membubarkan diri seusai suara menolak Undang-Undang Cipta Kerja tersampaikan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pukul 17.00 WIB, Selasa (20/10/2020).

Namun, massa aksi yang terdiri remaja mengenakan celana abu-abu khas SMA, tiba-tiba muncul.

Mereka melontarkan kalimat umpatan yang ditujukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Namun, hingga pukul 17.20 WIB, mereka enggan membubarkan diri.

Padahal, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto telah mengimbau mereka untuk pulang ke rumah masing-masing secara tertib.

Baca juga: Polisi Amankan 33 Orang Saat Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Dekat Istana Negara

"Waktu unjuk rasa telah selesai, mohon adik-adik pulang ke rumah," kata Heru, menggunakan pengeras suara.

"Jangan ribut dan jangan rusuh. Kami imbau tertib membubarkan diri karena sudah lewat waktunya," lanjut Heru.

Meski begitu, mereka kekeh membubarkan diri.

Mereka masih melontarkan kalimat umpatan yang ditujukan untuk DPR yang mengesahkan Omnibus Law.

Hingga berita ini diturunkan, massa yang diduga pelajar ini masih berada di Jalan Medan Merdeka Barat.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Dionisius Arya Bima Suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved