Breaking News:

Biaya Logistik Transportasi di angka 28,7 Persen, Begini Kata Akademisi

Biaya angkut barang Kendari-Jakarta mencapai Rp1,28 per kilogram dan per kilometer.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Proses penindakan kendaraan over dimensi yang dilakukan Dirjen Perhubungan Darat di PT SS Trans Logistik Bekasi, Senin (30/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Peringkat Logistic Performance Index (LPI) tahun 2019 relatif meningkat dibanding tahun 2018.

Akademisi bidang ekonomi Rusman Ghazali, menilai sistem logistik nasional belum efisien.

Terkhusus biaya logistik transportasi yang dananya dikeluarkan Pemerintah Pusat.

"Biaya logistik Indonesia masih tinggi," kata Rusman Ghazali, yang juga akademisi Universitas Nasional, Kamis (22/10/2020).

Menurut Rusman, biaya logistik transportasi di Indonesia masih di angka 28,7 persen.

"Presentasenya sangat besar untuk keseluruhan biaya produksi," jelasnya.

Dia mencontohkan, sistem logistik di sektor perikanan, dimana panjangnya rantai distribusi hasil perikanan mengakibatkan tingginya biaya logistik transportasi.

"Bahkan biaya logistik antar-pulau relatif lebih tinggi dibanding antar-negara," ucap Rusman.

Dia pun menjelaskan, biaya angkut barang Kendari-Jakarta mencapai Rp1,28 per kilogram dan per kilometer.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved