Breaking News:

Ini yang Dilakukan Pemkot Tangerang Antisipasi Fenomena La Nina Disusul Hujan Deras Awal 2021

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang pun sudah mengantisipasi jika banjir terjadi di Kota Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Dokumentasi Pemkot Tangerang
Pemerintah Kota Tangerang yang tengah mempersiapkan diri menyambut musim hujan di awal tahun 2021, Kamis (22/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mengantisipasi fenomena La Nina yang disusul dengan curah hujan yang tinggi.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang pun sudah mengantisipasi jika banjir terjadi di Kota Tangerang.

Terhitung sebanyak 709 personel tim siaga banjir dikerahkan untuk melakukan langkah antisipasi dan penanganan banjir.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Decky Priambodo mengaku telah membentuk tim siaga banjir di tiga wilayah.

Yakni wilayah timur, tengah dan barat untuk mengantisipasi musim hujan yang diprediksi mulai Desember 2020.

"Puncak hujannya sebenarnya ada di Januari dan Februari 2021. Namun di bulan Desember karena ada fenomena La Nina, Curah hujan akan meningkat," ujar Dicky, Kamis (22/10/2020).

"Bulan Oktober ini juga sudah mulai sering hujan karena MGO atau pergerakan udara basah. Makanya, ini sedang kami antisipasi," sambung dia lagi.

Tim siaga banjir terdiri dari Seksi Operasi dan Pemeliharaan Drainase (OP Drainase), Operasi dan Pemeliharaan Jalan (OP Jalan) serta Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA).

Total Dinas PUPR Kota Tangerang menurunkan 709 personel yang telah disiapkan dan turut dibantu oleh UPT Jalan dan Tata Air Wilayah Timur, Barat dan Tengah

"Seksi OP Drainase akan menangani genangan- genangan di perumahan dan permukiman, OP SDA melakukan siaga dengan pompa-pompa banjir di perumahan dan penanggulangan turap atau tanggul sungai yang rusak," terang Dicky.

Diketahui, saat ini berdasarkan catatan Dinas PUPR Kota Tangerang, pada 2020 ada 321 titik rawan banjir da genangan di Kota Tangerang yang terus dioptimalkan penanggulangannya.

Adapun sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan tersebut antara lain pompa banjir sejumlah 273 unit.

Terdiri dari 104 pompa listrik, delapan unit pompa berjalan, empat unit mobil pompa, 63 pompa diesel, dan 94 rumah pompa yang disiagakan untuk skala perumahan dan skala kawasan.

"Selain itu kita menyiapkan juga material banjiran yakni sand bag, bronjong, batu kali," kata Dicky.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved