Breaking News:

Kejari Jakarta Selatan Tangkap 3 Tersangka Kredit Fiktif, 1 Orang Oknum Pegawai Bank BUMN

Modus para tersangka adalah bekerja sama mengajukan kredit untuk 28 pegawai PT LMS kepada salah satu bank BUMN

TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Anang Supriatna saat ditemui pada Kamis (22/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menangkap tiga orang terkait kasus korupsi penyalahgunaan dana kredit karyawan yang merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Mereka adalah Direktur Utama PT LMS berinisial DR, YS selaku rekan DR, dan PZ yang merupakan account officer di salah satu bank cabang pembantu milik BUMN.

"Ketiganya sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan hari ini juga akan kami tahan," kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Anang Supriatna, Kamis (22/10/2020).

Anang menjelaskan, modus para tersangka adalah bekerja sama mengajukan kredit untuk 28 pegawai PT LMS kepada salah satu bank BUMN.

Pengajuan kredit itu dilakukan selama periode Juni 2017 hingga Mei 2018.

Namun, jelas Anang, setelah dana pinjaman cair, uang tersebut justru digunakan untuk kepentingan perusahaan.

"Caranya mereka bekerja sama mengajukan pinjaman seolah-olah untuk pegawai, tapi dokumennya dipalsukan. Mereka memakai data pegawai (PT LMS), faktanya tak digunakan sebagaimana mestinya," ungkap dia.

Baca juga: Dibanderol Rp 3,599 Juta, Cek Spesifikasi Oppo A92 6 GB Meluncur dengan Baterai 5.000 mAh

Baca juga: DKI Denda Warga yang Tolak Vaksin Covid-19 Hingga Rp 5 Juta, Jawa Barat Masih Kaji Aturan Hukumnya

Baca juga: Viral Video Pemalakan di Rel Kereta Kebon Pisang, Para Pelaku Diduga Pemain Baru

Anang merincikan, pada 2017 dana pinjaman yang dicairkan sebesar Rp 6,2 miliar. Sedangkan pada 2018 sebesar Rp 3,3 miliar.

Para tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 (1) huruf b (2) subsider pasal 3, UU No 31 tahun 1999, sebagaimana diubah menjadi UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved