Breaking News:

Food Story

Lezatnya "Bumbu Desa Rasa Kota" Gado-gado Palm sejak 1949: Sering Ditawar Banyak Pengusaha

Bumbu kacang menjadi kunci kelezatan Gado-gado Palm yang sudah berjualan sejak tahun 1949 di Menteng, Jakarta Pusat.

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Seporsi gado-gado Palm seusai diracik Mukhlis pada Kamis (22/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Bumbu kacang menjadi kunci kelezatan Gado-gado Palm yang sudah berjualan sejak tahun 1949 di Menteng, Jakarta Pusat.

Generasi ketiga penerus usaha gado-gado itu, Muhammad Mukhsin (39) mengatakan bumbu warisan kakeknya ini sering ditawar banyak pengusaha.

Mereka menawarkannya untuk buka cabang di luar kawasan Menteng seperti di Cilandak, Tangerang dan Bekasi.

"Banyak yang mau beli (resepnya), banyak juga yang mau kerjasama. Rata-rata yang menawarkan dari pengusaha," ujarnya kepada TribunJakarta.com pada Kamis (22/10/2020).

Namun, sejauh ini, Mukhsin belum berminat dengan tawaran yang datang.

Baca juga: Luka di Kaki Tak Kunjung Sembuh Akibat Penyakit Gula, Pria di Bekasi Gantung Diri di Kusen Pintu

Bumbu gado-gadonya khas karena lebih kental dari kebanyakan pedagang gado-gado yang jualan di pinggir jalan.

"Rasa dikedepankan. Sebutannya bumbu desa rasa kota," ujar pria asal Kuningan, Jawa Barat tersebut seraya tertawa.

Langganan Keluarga Cendana

Tangan Mukhlis sedang meracik gado-gado di atas cobek pada Kamis (22/10/2020).
Tangan Mukhlis sedang meracik gado-gado di atas cobek pada Kamis (22/10/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Banyak kalangan elit Menteng yang terpincut dengan kelezatan gado-gado Palm di Jalan Suwiryo, Menteng, Jakarta Pusat.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Dionisius Arya Bima Suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved