Breaking News:

Pegawai AGD Dinas Kesehatan DKI Demo

Pekerja BLUD Ambulans Gawat Darurat: Dinas Kesehatan DKI Jakarta Tak Tahu Ada Pemecatan Sepihak

Dia menjelaskan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti.

Kompas.com
Ilustrasi Ambulans 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tiga pekerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Ambulans Gawat Darurat mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak.

Hal ini disampaikan Pengurus AGD bidang Advokasi, Abdul Adjis, saat unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Dia menjelaskan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti.

Pengurus AGD bidang Advokasi, Abdul Adjis, saat diwawancarai awak media, di depan Gedung Balai Kota Jakarta, Kamis (22/10/2020).
Pengurus AGD bidang Advokasi, Abdul Adjis, saat diwawancarai awak media, di depan Gedung Balai Kota Jakarta, Kamis (22/10/2020). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Abdul menyatakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta bahkan tak tahu ihwal tiga pegawai BLUD AGD yang di-PHK sepihak.

"Dinkes DKI bahkan tidak mengetahui ada tenaga kesehatan yang di-PHK," kata Abdul.

Menurutnya, terjadi mis-komunikasi di dalam internal Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

"Ada mis-komunikasi antara unit di bawah Dinkes, dengan Dinkes itu sendiri. Pejabat Dinkes tadi menyebutkan bahwa, tidak ada laporan PHK," jelas Abdul.

"Berarti ini ada yang buntu. Ada yang buntu di internal Dinkes dan BLUD ini sendiri," lanjutnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved