Breaking News:

Antisipasi Bencana Saat Musim Hujan, Damkar Depok Temukan 3 Titik Rawan Longsor di Sungai Ciliwung

Dinas Damkar Kota Depok bersama puluhan relawan menggelar kegiatan susur Sungai Ciliwung dalam rangka kesiapan menghadapi bencana saat musim hujan.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Dionisius Arya Bima Suci
ISTIMEWA/Dok Damkar Kota Depok
Kegiatan susur Sungai Ciliwung Dinas Damkar Kota Depok bersama puluhan relawan dari berbagai komunitas, Jumat (23/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok bersama puluhan relawan dari sejumlah komunitas menggelar kegiatan susur Sungai Ciliwung dalam rangka kesiapan menghadapi  bencana saat musim hujan tiba.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Damkar Depok, Denny Romulo, mengatakan, kegiatan ini dimulai dari aliran Sungai Ciliwung di kawasan Pintu Tol Cijago, Sukmajaya, Kota Depok.

“Tujuan kegiatan ini kesiapsiagaan kita menghadapi musim hujan di masa pandemi Covid-19, selama kegiatan berlangsung para  relawan kita minta untuk mencatat titik rawan longsor dan lokasi sampah,” ujar Denny dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/10/2020).

Hasil dari kegiatan ini, Denny mengatakan pihaknya menemukan tiga titik rawan longsor di bantaran Sungai Ciliwung.

Menurut Denny, tiga titik rawan longsor disebabkan oleh bangunan yang didirikan oleh masyarakat.

Baca juga: Sejarah Hari Ini: Gol Tunggal Bepe Bantu Persija Bawa 3 Poin Saat Jumpa Pelita Jaya

“Tiga titik longsor tersebut diakibatkan pengerukan yang dilakukan oleh masyarakat untuk mendirikan bangunan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Denny berujar pihaknya juga mendapati dua titik penumpukan sampah di dalam aliran Sungai Ciliwung.

“Sampah liar sepanjang kali Ciliwung ada belasan titik. Sementara sampah banjir terlihat ada di sepanjang Ciliwung, ini harus ditangani segera,” bebernya.

Terakhir, Denny berujar pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok dan yang lainnnya, untuk menangani sejumlah temuan ini.

“Kita akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, misal DLHK, kemudian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved