Breaking News:

Belum Ada Kontraktor, Tiga Paket Pembangunan MRT Jakarta Menanti Izin Jepang

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, menyatakan tiga paket pengerjaan MRT Jakarta belum ada kontraktor.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
ISTIMEWA
Uji Coba rangkaian kereta pertama MRT Jakarta menggunakan System Acceptance Test (SAT) di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, menyatakan tiga paket pengerjaan MRT Jakarta belum ada kontraktor.

Tiga paket tersebut di antaranya CP 202 (pembangunan rute Harmoni hingga Mangga Besar), CP 205 (pengerjaan sistem serta elektrik perkeretaapian dan rel), serta CP 206 (pengadaan kereta).

Kamal melanjutkan, pembangunan MRT Fase Kedua (Harmoni-Kota) terancam molor satu tahun lantaran belum ada kontraktor asal Jepang yang berminat.

PT MRT pun mengusulkan agar tender dibuka untuk kontraktor internasional.

Rekomendasi itu kini menunggu persetujuan Jepang sebagai penyandang dana.

Menyoal paket CP 202, sebelumnya dikabarkan gagal tender lantaran tiada peminat dari kontraktor Jepang.

Namun, kini MRT Jakarta bersama Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) sepakat melakukan penunjukkan langsung kontraktor.

"Paket CP 202 nanti akan ditunjuk langsung kontraktor asal Jepang. Rencananya proses penunjukan ini tuntas akhir tahun (2020)," kata Kamal, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Jumat (23/10/2020).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved