Breaking News:

Penangkapan Gus Nur

Gus Nur Ditangkap Polisi Terkait Ujaran Kebencian

Gus Nur ditangkap di Malang, Jawa Timur pada Sabtu, (24/10/2020) sekitar pukul 00.00 WIB.

Editor: Erik Sinaga
TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN
Sugi Nur Raharja atau Gus Nur bersama kuasa hukumnya usai sidang di Ruang Candra, PN Surabaya, Jawa Timur, Kamis, (23/5/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM- Penceramah Suri Nur Rahardja atau biasa dipanggil Gus Nur ditangkap oleh Bareskrim Polri.

Gus Nur ditangkap di Malang, Jawa Timur pada Sabtu, (24/10/2020) sekitar pukul 00.00 WIB.

Penangkapan Gus Nur dilakukan setelah polisi mendapat laporan dari organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama atau NU.

Berdasarkan laporan tersebut, Gus Nur diduga menyebarkan informasi bermuatan SARA dan penghinaan, sehingga menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan.

"Benar, (Gus Nur) telah ditangkap,"kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo pada Sabtu (24/10/2020).

Sementara itu, Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi mengatakan Gus Nur ditangkap di sebuah rumah yang beralamat di Pakis, Malang, Jawa Timur.

Menurut Slamet, tindakan Gus Nur dapat dikategorikan pidana karena menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan.

Juga menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan atas SARA dan penghinaan.

Pernyataan Gus Nur tersebut disebarkan setelah diunggah melalui kanal YouTube akun MUNJIAT Channel pada 16 Oktober 2020.

Seperti diketahui, Suri Nur Rahardja alias Gus Nur sebelumnya dilaporkan oleh Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Cirebon Azis Hakim ke Bareskrim Polri.

Laporan terhadap Gus Nur itu bernomor LP/B/0596/X/2020/BARESKRIM tanggal 21 Oktober 2020.

Sebagai pelapor, Azis ada dugaan tindak pidana penghinaan dan ujaran kebencian melalui media elektronik yang dilakukan oleh Gus Nur.

Baca juga: Bareskrim Polri Tangkap dan Tetapkan Gus Nur Sebagai Tersangka

Baca juga: 27 Kereta Api di Wilayah Daop 1 Jakarta Siap Sambut Libur Panjang, Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Pemerintah Tangsel Segera Kategorikan Penerima Vaksin Covid-19

Menurut Azis, bukan kali saja Gus Nur melontarkan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama. Tapi sudah berkali-kali dan terus saja diulangi.

"Dia (Gus Nur) sudah berkali-kali melakukan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama, tidak hanya sekarang ini," kata Aziz.

Berita ini telah tayang di Kompas TV berjudul: Penceramah Gus Nur Ditangkap Polisi di Malang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved