Breaking News:

BPBD Kota Bekasi : Banjir Kiriman Paling Parah Terjadi di Villa Jatirasa

BPBD Kota Bekasi menyebutkan, banjir kiriman yang melanda wilayah setempat paling parah terjadi di Perumahan Villa Jatirasa, Kecamatan Jatiasih.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kondisi banjir di Perumahan Villa Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu, (25/10/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menyebutkan, banjir kiriman yang melanda wilayah setempat paling parah terjadi di Perumahan Villa Jatirasa, Kecamatan Jatiasih.

Kasie Rehabilitas dan Konstruksi BPBD Kota Bekasi Suhendra, mengatakan, ketinggian di Villa Jatiarasa pada malam hari saat pertama luapan terjadi mencapai 2 meter.

"Rata-rata ketinggian air 50 sampai 200 sentineter, nah di Villa Jatirasa itu semalam sampai 2 meter, di sana yang paling parah," kata Suhendra.

Selain itu, terdapat titik banjir lain yang memiliki ketinggian air cukup parah diantaranya di wilayah Teluk Pucung Kecamatan Bekasi Utara.

"Teluk pucung lumayan tinggi 100 sentimeter lebih, lalu di Perumahan PGP (Pondok Gede Permai) 100 sentimeter," terang dia.

Baca juga: Banjir Kiriman Merendam Pemukiman di Enam Kecamatan Kota Bekasi, Jatiasih Jadi yang Terparah

Dari catatan BPBD, banjir melanda pemukiman di enam Kecamatan di Kota Bekasi diantaranya, Bantargebang, Jatiasih, Bekasi Selatan, Rawalumbu, Bekasi Timur dan Bekasi Utara.

Bantuan untuk korban banjir juga sudah dilakukan, berupa makanan cepat saji dan keperluan lain yang dibutuhkan warga.

"Kita turunkan personel kita dan paru karet berikut kelengkapannya, ada juga bantuan yang sudah kita distribusikan berbentuk makanan cepat saji," terangnya.

Warga terdampak banjir Perumahan Villa Jatirasa, Bekasi saat dilakukan evakuasi oleh Tim SAR Gabungan, Minggu (25/10/2020).
Warga terdampak banjir Perumahan Villa Jatirasa, Bekasi saat dilakukan evakuasi oleh Tim SAR Gabungan, Minggu (25/10/2020). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

BPBD sejauh ini tidak membangun tenda untuk pengungsian, mayoritas warga memilih tetap tinggal di rumahnya karena banjir sejak siang tadi sudah berangsur surut.

Adapun untuk banjir kiriman, di kondisi cuaca di Kota Bekasi sejak semalam cukup cerah atau tidak turun hujan sama sekali.

"Antisipasi kita tetap pantau ketinggian air di hulu Kali Bekasi yaitu Sungai Cileungsi dan Cikeas, semalam tidak hujan di Kota Bekasi tapi di hulu hujannya (Kabupaten Bogor)," terang dia.

Mitigasi bencana lanjut dia, tetap diupayakan dengan memberikan informasi terkini tentang kenaikan ari baik di pertemuan Cileungsi Cikeas (P2P) dan Bendung Bekasi.

"Kita informasikan untuk antisipasi dan kita siagakan petugas dan perahu semua, kita bahu membahu dengan masyarakat jangan sampai ada korban, jadi jangan sampai ada keterlambatan," tegas dia.

Baca juga: BMKG Prakirakan Potensi Terjadi Puting Beliung di Tangsel Kecil

Baca juga: Banjir Kiriman Terjang Permukiman Warga Cipulir, Air Rendam Sebagian Makam

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved