Luapan Kali Pesanggrahan Putuskan Akses Tangsel - Depok, Warga Manfaatkan untuk Cuci Motor

Banjir di jembatan Jalan Lamongan, Pondok Cabe V yang menghubungkan antara Pamulang, Tangsel, dengan Cinere, Depok, sudah menjadi cerita lama.

ISTIMEWA/Dok Warga
Banjir di jembatan Jalan Lamongan, Pondok Cabe V yang menghubungkan antara Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), dengan Cinere, Depok, Minggu (25/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Banjir di jembatan Jalan Lamongan, Pondok Cabe V yang menghubungkan antara Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), dengan Cinere, Depok, sudah menjadi cerita lama.

Alih-alih mengutuk luapan Kali Pesanggrahan yang kerap memutus akses antara dua kota satelit DKI Jakarta itu, warga justru memanfaatkannya untuk mencuci motor.

Jika hujan besar dengan tempo cukup lama di Depok dan Bogor, sudah bisa dipastikan jembatan Jalan Lamongan itu tergenang.

Karena ketinggian air yang bisa mencapai satu meter lebih dari permukaan jembatan, akses pun terputus.

"Sering banjir, cuma ya banyaknya kiriman. Kalau Bogor Depok hujan saja, pasti dah. Ya bisa tinggi sampai ke warung situ bisa," ujar Suryanto, warga sekitar jembatan, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Banjir di Jatirasa Bekasi Surut, Warga Mulai Lakukan Pembersihan Lumpur

Suryanto sendiri pernah mencuci kuda besinya menggunakan air Kali Pesanggrahan itu.

Menurutnya, jika kali meluap disebabkan curah hujan, maka airnya tidak terlalu keruh.

"Memang biasanya pada cuci motor. Saya pernah sekali. Kelihatannya saja begitu ya coklat, padahal ya lumayan jernih," ujarnya.

Hari ini, akses jembatan itu kembali putus. Dari subuh hingga sekira pukul 08.00 WIB, kali meluap dan memutus akses.

Palang besi diturunkan. Pengendara motor maupun mobil harus memutar arah mencari jalan lain.

Warga pun memanfaatkannya untuk mencuci motor.

Santi, warga sekitar lainnya, yang sering melewati jalan itu juga sudah menyaksikan fenomena mencuci motor menggunakan air kali itu beberapa kali.

"Itu tadi pagi, sekitar jam tujuhan. Iya memang biasanya pada nyuci motor kalau banjir," ujar Santi kepada TribunJakarta.com.

Kalau sudah meluap dan menutup jalan, pengendara sepeda motor atau mobil harus memutar arah.

Biasanya untuk menyeberang ke Cinere dari Pamulang, pengendara bisa melewati Jalan Lereng ataupun kawasan South City.

"Ya harus putar arah, biasanya lewat South City atau Lereng," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved