Breaking News:

Anies Baswedan Siapkan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran Jenjang SMP-SMA

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyusun Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) jenjang SMP, SMA dan SMK

ISTIMEWA/Dok Kominfotik Jaksel
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat diskusi dengan para camat se-Jakarta Selatan di Kantor Kecamatan Pancoran, Kamis (22/10/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyusun Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) jenjang SMP, SMA dan SMK sebagai bahan diskusi para siswa mengenai berbagai permasalahan di lingkungan masyarakat.

Misalnya terkait dengan Undang-undang Cipta Kerja yang kini ramai dibicarakan.

Bukan hanya menganjurkan guru untuk membedah Undang-Undang Cipta Kerja, melainkan pedoman ini diharapkan mampu menjadi pegangan para guru dan orangtua dalam merangsang pemikiran anak-anak untuk peduli pada masalah-masalah yang diperbincangkan masyarakat.

"Jadi dengan adanya RPP ini, para guru sudah langsung punya pegangan. Di sini misalnya untuk SMP itu 4 kali pertemuan. Materinya apa, tujuan pembelajarannya apa, alat belajarnya apa, sumber belajarnya apa, cara penilaiannya bagaimana. Jadi bukan hanya sekadar menganjurkan," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin (26/10/2020).

"Misalnya jadikan UU Cipta Kerja sebagai materi pembelajaran. Kalau hanya dianjurkan begitu, nanti mungkin guru akan mengalami tantangan, bagaimana menerjemahkannya. Nah sekarang kita sudah siapkan RPP-nya," kata Anies Baswedan.

Baca juga: Dinas Pendidikan DKI Tentukan Sanksi Oknum Guru SMAN yang Diduga Bertindak Rasis

Baca juga: Vanessa Angel Mengaku Ekonominya Bangkrut Akibat Terjerat Kasus Narkoba

Dalam RPP tersebut, tertulis soal jumlah pertemuan dan materi yang diberikan antar jenjang instansi pendidikan.

Untuk pelaksanaan teknisnya, kata Anies disesuaikan dengan situasi di sekolah masing-masing.

RPP ini juga diharapkan menjadi salah satu bahan pembelajaran jarak jauh antara guru, siswa dan orang tua sehingga sejak dini anak-anak dapat kesempatan untuk terbiasa membicarakan secara konstruktif permasalahan-permasalahan yang dibicarakan oleh masyarakat umum.

"Harapannya sejak dini anak-anak dapat kesempatan untuk terbiasa membicarakan secara konstruktif permasalahan-permasalahan yang dibicarakan oleh masyarakat umum. Jadi itu yang tadi kami sampaikan. Dan harapannya ini menjadi media pembelajaran yang bermanfaat untuk semuanya, baik gurunya, orang tuanya maupun siswanya," imbuh Anies Baswedan.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved