Operasi Zebra 2020

Hindari Polisi Coba Kabur Saat Akan Ditilang, Bocah SMP di Tanjung Priok Hampir Tertabrak Bus

Hal itu terjadi saat keduanya menghindari polisi yang hendak menilangnya dalam Operasi Zebra 2020, Senin (26/10/2020).

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Dua remaja yang berboncengan motor hampir tertabrak bus saat menghindari polisi di Jalan Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (26/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Dua orang remaja yang berboncengan motor hampir tertabrak bus di Jalan Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Hal itu terjadi saat keduanya menghindari polisi yang hendak menilangnya dalam Operasi Zebra 2020, Senin (26/10/2020).

Kejadian tersebut berawal saat kedua remaja ini berboncengan motor dari Jalan Yos Sudarso dan berbelok ke Jalan Enggano.

Sesampainya di belokan Jalan Enggano, kedua remaja ini dihampiri polisi lalu lintas lantaran salah satu dari mereka, yakni remaja yang dibonceng, tidak menggunakan helm.

Karena panik saat tahu akan ditilang, si pengendara motor mencoba bermanuver untuk menghindari petugas di depannya.

Namun, saat hendak menghindar, keduanya malah terjatuh dari motor.

Di saat bersamaan, dari belakang motor mereka terdapat sebuah bus yang melintas dan hampir menabrak kedua remaja itu.

Beruntung, sopir bus tersebut sempat memberhentikan laju kendaraannya sehingga kecelakaan pun terhindarkan.

Sementara itu, saat dipinggirkan petugas, remaja yang membawa motor ini sempat meminta petugas tak menilangnya.

"Tolong sih pak (jangan ditilang)," ucap ujar bocah berinisial Z yang mengendarai motor.

Z mengaku hendak pergi ke sekolahnya di wilayah Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ternyata remaja tersebut masih duduk di bangku SMP sehingga belum punya SIM.

Z kemudian ditilang lantaran melanggar aturan tidak membawa surat-surat serta teman yang diboncengnya tidak menggunakan helm.

"Mau ke sekolah saya. Tadi ditilang nggak bawa STNK sama nggak pake helm," ucap Z.

Setelahnya, Z beserta temannya diminta polisi menghubungi orang tua mereka untuk menjemputnya di lokasi penilangan.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved