Diduga Stres Ditinggal Suami, Wanita Ini Nekat Hendak Melompat dari JPO dekat Stasiun Gambir
Kapospol Monas Timur, Ipda Dahroni, mengatakan kejadian tersebut tepat berlangsung pada pukul 11.00 WIB.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Seorang wanita berusia 23 tahun nekat melompat dari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dekat Stasiun Gambir, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2020).
Kapospol Monas Timur, Ipda Dahroni, mengatakan kejadian tersebut tepat berlangsung pada pukul 11.00 WIB.
Dahroni menjelaskan, wanita tersebut bernama Ririn Ardiana kelahiran Jepara, Jawa Tengah, 1 Januari 1997.
"Sekira pukul 11.00 WIB saya dapat laporan dari pihak Stasiun Gambir. Saya mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan mendekat kepada korban," jelas Dahroni, saat diwawancarai awak media, di Pos Polisi Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2020).
Polisi pun berusaha membujuk wanita yang mengenakan daster hijau tersebut.
"Pertama dibujuk tak mau, bujukan kedua dia mau mengindahkan bujukan kami," jelas Dahroni.
"Lalu kami amankan dan bawa ke Pospol. Setelah ditanya-tanya, ternyata dia sedang hamil empat bulan," sambungnya.
Baca juga: Kepadatan Libur Panjang Diprediksi Terjadi Malam Ini, Polisi Siapkan Skenario Contra Flow
Baca juga: Cerita Kiper Persib Bandung I Made Wirawan Saat Jadi Guru Online untuk Anaknya
Wanita ini diduga stres lantaran ditinggal suaminya yang tak kunjung ada kabar selama sekira 60 hari.
Berangkat dari Jepara seorang diri, wanita itu pun memutuskan pergi ke ibu kota Jakarta, mencari suaminya.
Tapi sayang, dia gagal menemukan suami yang telah dinikahi bertahun-tahun.
"Kenapa bisa lakukan itu, karena dia ditinggalkan suaminya selama dua bulan sampai sekarang tidak ada kabar dan tidak ada berita," beber Dahroni.
"Dia mencari ke Jakarta dan niatan mau bunuh diri," lanjutnya.
Kini, wanita tersebut telah dibawa ke Departemen Sosial (Depsos).
"Kami serahkan ke pihak Depsos. Menurut Depsos, katanya pernah diamankan selama dua kali (untuk percobaan yang sama)," ungkap Dahroni.
"Pertama di daerah Jelambar (Jakarta Barat) dan kedua di sini (JPO Stasiun Gambir)," tuturnya.