Operasi Zebra 2020
Hari Kedua Operasi Zebra di Jakarta Timur, Pelanggar Masih Didominasi Oleh Kendaraan Roda Roda
Hari kedua operasi zebra, pelanggaran masih didominasi oleh kendaraan roda dua.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Hari kedua Operasi Zebra, pelanggaran masih didominasi oleh kendaraan roda dua.
Operasi Zebra serentak digelar di Indonesia dan berlangsung selama dua pekan.
Operasi Zebra sendiri di mulai pada Senin (26/10/2020) hingga Minggu (8/11/2020) mendatang.
Dari tiga titik yang ada di wilayah Jakarta Timur, rupanya pelanggar tertinggi justru datang dari pengendara roda dua atau sepeda motor.

"Bisa kita lihat bersama masyarakat yang pelanggaran kasat mata langsung kami tindak. Tapi kami mengedepankan persuasif dan humanis. Kami kemarin melaksanakan operasi zebra juga di sini, di mana menemukan 124 pelanggar yang masih di dominasi oleh kendaraan roda dua," kata Kasat Lantas Wilayah Jakarta Timur Kompol Telly Bahute di Jatinegara, Selasa (27/10/2020).
Pada hari kedua, sekira 30 pelanggar ditindak pihak kepolisian dalam kurun waktu setengah jam.
Seluruh pelanggar ditindak akibat tak memiliki surat kelengakapan berkendara, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Selain itu, sisanya ditindak karena kedapatan tak mengenakan helm, menggunakan kenalpot tak sesuai aturan hingga tak berhenti pada garis stop.

Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan pendekatan persuasif kepada pengendara khususnya pengendara roda dua guna meminimalisir pelanggaran.
Selanjutnya, pihak kepolisian akan melaksanakan operasi secara mobile.
"Kami melaksanakan operasi zebra ini hunting mobile. Di mana kita selesai melakanakan kegiatan apel akan mobile. Bila melihat pelanggaran di jalan akan kami berhentikan," ujarnya.
