Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Volume Pengendara Sepeda Naik 211 Persen Selama PSBB Transisi II, Kendaraan Bermotor Naik 11 Persen

Berdasarkan data evaluasi bidang transportasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta selama masa PSBB Transisi II tanggal 12 Oktober hingga 25 Oktober

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
ILUSTRASI Para pesepeda tampak meramaikan jalan protokol di wilayah Jakarta, pada Minggu (18/10/2020) pagi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjabarkan bahwa jumlah volume lalu lintas sepeda di wilayah DKI Jakarta mengalami kenaikan selama masa PBB Transisi II jika dibandingkan dengan PSBB II.

Berdasarkan data evaluasi bidang transportasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta selama masa PSBB Transisi II tanggal 12 Oktober hingga 25 Oktober, rata-rata volume sepeda perhari naik 211,70 persen.

"Untuk volume lalu lintas kendaraan bermotor, rata-rata volume kendaraan per harinya mengalami peningkatan sebesar 11,66 persen dibandingkan saat pemberlakuan PSBB II. Sedangkan volume lalu lintas sepeda, rata-rata per hari mengalami peningkatan 211,70 persen dibandingkan saat pemberlakuan PSBB II," kata Syafrin dalam keterangannya, Selasa (27/10/2020).

Selain volume lalu lintas kendaraan bermotor dan sepeda, Dinas Perhubungan juga mencatat adanya peningkatan penggunaan angkutan umum perkotaan dan bus AKAP.

Rata-rata jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan, ungkap Syafrin adalah 694.939 pnp perharinya.

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 12,83 persen jika dibandingkan saat pemberlakuan PSBB II yang mana hanya 615.918 pnp/hari.

"Untuk ngkutan AKAP, rata-rata jumlah penumpang harian angkutan AKAP adalah 5.008 pnp/hari, ini mengalami peningkatan sebesar 4,79% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB II yakni 4.779 pnp/hari," jelas Syafrin.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan transporasi selama PSBB transisi.

Kebijakan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta nomor 177 tahun 2020 tentang Pengendalian Sektor Transportasi untuk Pencegahan Covid-19, Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Aman, Sehat, dan Produktif.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved