Breaking News:

Buron Dua Bulan, Polisi Ringkus Pemotor Aniaya WN Pakistan karena Tak Terima Diklakson di Tomang

Dua bulan buron, satu dari dua pelaku berinisial BIT (33) berhasil dibekuk saat sedang bersembunyi di rumah keluarganya.

ISTIMEWA/Dokumentasi Polres Metro Jakarta Barat
BIT (33) satu pelaku penganiaya WN Pakistan saat diamankan polisi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Tak terima diklakson oleh mobil saat sedang macet, dua pengendara motor lakukan penganiayaan.

Korbannya adalah warga negara Pakistan saat lalu lintas di Jalan Tomang Pulo, Jati Pulo, Palmerah Jakarta Barat sedang macet pada 24 Agustus 2020.

Dua bulan buron, satu dari dua pelaku berinisial BIT (33) berhasil dibekuk saat sedang bersembunyi di rumah keluarganya.

Sedangkan pelaku berinisial DT masih diburu polisi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadaffi menjelaskan, saat itu pelaku kesal karena mendengar klakson dari mobil korban saat mereka berpapasan di Jalan Tomang Pulo.

"Antara pelaku dan korban terjadi cekcok mulut lalu korban mendapatkan pemukulan hingga penyerangan dengan senjata tajam oleh para pelaku," kata Arsya kepada wartawan, Jumat (30/10/2020).

Akibat dari penyerangan tersebut, korban yang merupakan WN Pakistan bernama Muhammad Imran (28) mengalami luka di punggung dan kepala.

Korban kemudian melaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," kata Arsya. (*)

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved