Stok Darah Menipis, Warga Kota Tangerang Inisiatif Donor Mandiri

Pandemi Covid-19 tidak menyulutkan semangat warga Kota Tangerang untuk berdonor darah.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Warga RW 01 Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci berinisiatif mendonorkan darahnya karena stok darah di PMI Kota Tangerang menipis, Jumat (30/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, KARAWACI - Pandemi Covid-19 tidak menyulutkan semangat warga Kota Tangerang untuk berdonor darah.

Seperti yang dilakukan Kelurahan Cimone untuk tetap saling membantu dengan cara mendonorkan darahnya bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang.

Inisiatif tersebut untuk memenuhi persediaan darah yang semakin menipis.

"Donor darah yang dilaksanakan warga RW 01 Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci tentunya sudah memenuhi standar protokol pencegahan Covid-19 maksimal," kata Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan, Jumat (30/10/2020).

Menurutnya, selama aksi donor darah pihaknya tetap melaksanakan protokol pencegahan Covid-19.

Baik pendonor maupun petugas unit donor darah menggunakan alat pelindung diri (APD), menjaga jarak dan menggunakan masker.

Menurut Ade, kegiatan donor darah sukarela yang dilakukan warga ini tentunya membantu dan menjaga ketersediaan darah di masa seperti sekarang ini.

Apalagi sejak awal kasus Covid-19 ditemukan di Indonesia dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) persediaan darah terus berkurang karena minimnya pendonor.

Maka dari itu, aksi yang dilakukan warga RW 01 Cimone ini harus dicontoh dan Covid-19 bukan menjadi penghalang untuk tetap salinlg membantu.

Lantaran, setiap pendonor dijamin kesehatannya sebab sebelum dilakukan pengambilan darah diperiksa dahulu kondisi tubuh calon pendonor.

"Bagi warga yang ingin mendonorkan darah bisa langsung datang ke markas PMI Kota Tangerang atau bisa menghubungi petugas unit donor darah agar bisa melakukan donor di rumah sekitar lingkungan tempat tinggalnya," tambah Ade.

Baca juga: Dishub DKI Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Tanggal 1 November 2020

Baca juga: Masih Pelajar, Usia Korban Tawuran di Depok Masih Belasan Tahun

Sementara, Ketua RW 01 Kelurahan Cimone Syahbudinal mengatakan aksi sosial warganya sebagai wujud kemanusiaan khususnya bagi pasien yang membutuhkan darah.

Apalagi masyarakat mendapatkan informasi persediaan darah di PMI semakin menipis lantaran banyak permintaan.

"Warga di sini antusias untuk ikut mendonorkan darahnya, apalagi sekarang sedang libur panjang jadi masyarakat mengisi waktu luangnya dengan melakukan donor darah, sebab satu kantong darah kita bisa menyelamatkan nyawa orang lain," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved