Breaking News:

Usai Insiden Ancaman Pembakaran Gedung Balai Kota, Pemprov DKI Perketat Pengamanan

Seorang emak-emak berhasil menyelinap ke Gedung Blok G Kantor Balai Kota DKI Jakarta pada 27 Oktober lalu sambil membawa bensin

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
ISTIMEWA
Tangkapan layar wanita bawa bensin menyelinap masuk ke Balai Kota DKI 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta meningkatkan pengawasan gedung Balai Kota DKI Jakarta pasca insiden ancaman pembakaran yang dilakukan oleh emak-emak yang diduga mengidap gangguan jiwa beberapa waktu lalu.

Seorang emak-emak berhasil menyelinap ke Gedung Blok G Kantor Balai Kota DKI Jakarta pada 27 Oktober lalu sambil membawa bensin dan mengancam akan membakar Gedung Balai Kota.

Terkait hal ini, selanjutnya Pemprov DKI Jakarta akan meningkatkan pengawasan bagi para tamu yang datang.

"Untuk keamanan akan ditingkatkan, agar kejadian tidak berulang lagi. Protap keamanan saat ini sudah berjalan baik, hanya saja kami akan memeriksa jika di x-ray terlihat di dalam tas membawa cairan. Itu akan kami periksa isi tasnya untuk memastikan isi cairan tersebut," kata Kepala Biro Umum Pemprov DKI Jakarta Budi Awaludin saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2020).

Kejadian ini berawal saat seorang emak-emak berbusana hitam, kala itu datang ke Gedung Blok G Balai Kota sambil membawa tas.

Seperti biasanya, para tamu harus melewati petugas serta mesin X-Ray sebelum masuk ke gedung sebagai standar pengamanan di kantor Balai Kota.

Saat dideteksi dengan mesin X-Ray, hanya terlihat botol berisi cairan di dalam tas yang dibawanya.

Petugas, saat itu hanya mengira bahwa cairan tersebut adalah air mineral saja.

Secara penampilan pun, kata Budi wanita ini tampak tidak mencurigakan sama sekali.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved