Breaking News:

Libur Cuti Bersama

Volume Kendaraan Tinggalkan Jakarta Naik 40 %, Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Pulang Lebih Awal

Libur panjang membuat volume kendaraan meninggalkan Jakarta meningkat 40,3 persen dibanding sebelumnya.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Ilustrasi Kemacetan di ruas Tol Jagorawi mengarah ke Puncak Bogor, Sabtu (20/6/2020) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Musim libur panjang membuat volume kendaraan meninggalkan Jakarta meningkat 40,3 persen dibanding sebelumnya.

Pihak  Jasa Marga lantas mengimbau pengguna jalan yang meninggalkan Jakarta pada periode libur panjang di akhir pekan ini untuk pulang lebih awal.

Seruan ini disampaikan agar pengguna jalan dapat menghindari puncak arus kendaraan yang kembali ke Jakarta.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, Jasa Marga telah mencatat sebanyak 509.140 kendaraan meninggalkan Jakarta pada periode tiga hari libur cuti bersama dan Maulid Nabi 1442 Hijriyah, 27-29 Oktober 2020).

“Jumlah volume lalu lintas (lalin) yang meninggalkan Jakarta ini naik 40,3 persen jika dibandingkan lalin new normal,” terangnya dalam siaran pers.

Heru menegaskan pentingnya pengguna jalan untuk menghindari waktu yang bersaman untuk kembali ke Jakarta untuk menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi di hari Minggu (1/11/2020) yang diprediksi menjadi puncak arus kendaraan yang kembali ke Jakarta.

“Kami mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta lebih awal,” imbuhnya.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk dapat memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan. Kami mohon kerjasama pengguna jalan untuk tidak kembali ke Jakarta di hari Minggu,” tambah Heru.

Heru menerangkan pemberlakuan contraflow pada arus balik di antaranya untuk menghindari kepadatan pertemuan dua lalu lintas Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta di KM 66 Simpang Susun Dawuan serta kepadatan jelang akses masuk dan keluar rest area KM 62 dan KM 52.

“Kami juga memastikan proyek pekerjaan di jalan tol yang berpotensi mengganggu lajur dihentikan sementara, termasuk pekerjaan mobilisasi peralatan,” tuturnya.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved