Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Mati Suri Wahana Lenggang Jakarta, Pedagang Berharap Gubernur Anies Baswedan Membuka Monas Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Maret 2020.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
Mati Suri Wahana Lenggang Jakarta, Pedagang Berharap Gubernur Anies Baswedan Membuka Monas Lagi
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Wahana permainan di Lenggang Jakarta Monas stop beroperasi sejak pandemi Covid-19, pada Minggu (1/11/2020) siang.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wahana permainan di Lenggang Jakarta Monas stop beroperasi sejak pandemi Covid-19.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Maret 2020.

Akibatnya, seluruh pedagang di Lenggang Jakarta pun gulung tikar.

Wahana permainan di Lenggang Jakarta Monas stop beroperasi sejak pandemi Covid-19, pada Minggu (1/11/2020) siang.
Wahana permainan di Lenggang Jakarta Monas stop beroperasi sejak pandemi Covid-19, pada Minggu (1/11/2020) siang. (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Mereka tak lagi menjajakan dagangannya di Lenggang Jakarta.

Satu di-antara pedagang, Koti (38), mengatakan hampir setahun dirinya tak berjualan di sana.

Dia berjualan pakaian. Tapi sekarang lapak dagangannya berada di luar area Monas.

"Tutup hampir sembilan bulan. Saya dagang pakaian di sini, tapi karena ditutup, saya pindah di luar Monas," kata dia kepada TribunJakarta.com, Minggu (1/11/2020).

Tiap sore menjelang magrib, Koti bersama pedagang pakaian lainnya menggelar tikar di luar area Monas.

Tepatnya di seberang gedung Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Barat Selatan, Jakarta Pusat.

"Saya dan teman-teman pedagang mulai jualan sore menjelang magrib sampai jam dua belas malam," ucap dia.

Namun, upaya mereka berpindah lokasi di sana tak membuahkan hasil yang baik.

"Sama saja, tetap sepi. Kalau pun ada paling satu sampai tiga orang yang beli. Itu juga mungkin karena kasihan," bebernya.

Karenanya, Koti berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka Monas kembali untuk umum.

"Harapannya supaya Pak (Gubernur) Anies Baswedan membuka Monas lagi. Biar ramai pengunjung dan mengembalikan keadaan ekonomi kami para pedagang," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved