Breaking News:

Libur Cuti Bersama

PT KAI Pastikan Belasan Ribu Penumpang yang Tiba Malam Ini Jalani Protokol Kesehatan

seluruh penumpang tersebut telah mengikuti protokol kesehatan sebelum melakukan keberangkatan.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Calon penumpang Kereta Api jarak jauh, antre melakukan rapid test di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2020). PT KAI Daop 1 Jakarta, menghimbau untuk calon penumpang KA jarak jauh yang berencana pulang kampung untuk melakukan rapid test h-1 sebelum keberangkatan, hal tsrsebut untuk mengantisipasi membludaknya antrean. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta bakal kedatangan belasan ribu penumpang dari luar Ibu Kota pascalibur panjang yang berakhir hari ini, Minggu (1/11/2020).

Namun, dirinya memastikan seluruh penumpang tersebut telah mengikuti protokol kesehatan sebelum melakukan keberangkatan.

"Untuk kedatangan KA, PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan pengguna KA yang tiba, penumpang yang sudah mengikuti persyaratan," jelas Eva, Minggu (1/11/2020).

"Seperti melampirkan surat keterangan rapid test dan pengecekan suhu tubuh normal yang dilakukan secara berkala sejak dari stasiun keberangkatan baik dari area Jawa Timur, Jawa Tengah atau jarak menengah lainnya seperti Bandung dan Cirebon," lanjutnya.

Baca juga: Daftar 19 Kereta Api Jarak Jauh yang Tiba di Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Jakarta Kota

Baca juga: Arus Balik Libur Panjang, 14 Ribu Penumpang Bakal Tiba di Stasiun Wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta

Dia menegaskan, hal tersebut merupakan standar operasional prosedur (SOP) yang wajib dilakukan.

Para penumpang juga wajib menggunakan kaca pelindung (face shield) saat tiba di stasiun tujuan dan diimbau memakai baju lengan panjang.

"Sebagai antisipasi, pada setiap kereta juga telah dilengkapi ruang isolasi sementara jika sewaktu2 diperjalanan kedapat penumpang dengan suhu tubuh 37,3 atau lebih," tambah Eva.

"Selanjutnya penumpang dengan kondisi tersebut akan diturunkan di stasiun terdekat yg memiliki pos kesehatan untuk penanganan lanjutan," sambungnya.

Seluruh area dan perangkat yang rentan disentuh banyak orang, lanjutnya, dibersihkan menggunakan cairan disinfektan secara rutin setiap 30 menit.

"Kesiapan penyediaan perangkat pembersih tangan seperti cairan antiseptik dan perangkat cuci tangan yang dilengkapi sabun, dipastikan selalu tersedia dan berfungsi baik," tutup Eva.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved