Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Tuntut Pemerintah Cabut UU Cipta Kerja, Said Iqbal Ancam Lakukan Mogok Kerja Nasional

Said Iqbal dalam orasinya mengatakan, elemen buruh akan terus melakukan aksi hingga pemerintah mencabut UU Cipta Kerja

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Massa aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2200). 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ribuan orang dari elemen buruh menggelar aksi Demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat pada Senin (2/11/2020) siang. 

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam orasinya mengatakan, elemen buruh akan terus melakukan aksi hingga pemerintah mencabut UU Cipta Kerja.

Selain itu, ia juga menuntut agar pemerintah menaikan upah minimum tahun 2021.

"Bilamana pemerintah tetap tidak naikan upah secara mayoritas 2021 dan tidak batalkan UU Omnibus Law Cipta Kerja maka saya sampaikan sekeras-kerasnya, serukan mogok kerja nasional akan kami lakukan di seluruh Indonesia," ucapnya.

Menurutnya, ancaman mogok kerja nasional sesuai dengan hak buruh yang tertera dalam UU Nomor 13 Tahun 2003.

Baca juga: Aksi Bela Nabi di depan Kedubes Perancis, Jalan MH Thamrin Menuju Sudirman Ditutup

Namun, sebelumnya, para buruh akan terlebih dahulu bernegosiasi terkait upah minimal dengan manajemen tiap perusahan.

Waktu dua minggu pun dijadikan tegat untuk berunding.

"Apabila 3 minggu perundingan tidak tercalai, maka deadlock," kata dia.

Bila hal ini terjadi, maka pihaknya bakal langsung mengeluarkan surat instruksi yang ditujukan kepada seluruh elemen buruh untuk melakukan mogok kerja nasional.

"Buruh akan mogok kerja secara nasional yang akan lumpuhkan produksi di pabrik-pabrik. Berhenti kerja bahwa buruh tidak setuju UU Omnibus Law dan UMP 2021 harus ada," ujarnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved