Libur Cuti Bersama

Gubernur Anies Klaim Belum Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta Pasca-Libur Panjang

Pascalibur panjang cuti bersama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim belum ada lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Tangkapan layar dari akun youtube Pemprov DKI saat Gubernur Anies Baswedan sedang memberi penjelasan soal reklamasi Ancol. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pascalibur panjang cuti bersama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim belum ada lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Hal ini disampaikannya usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Kalau satu dua hari ini belum ada yang (klaster) khusus ya," ucapnya, Selasa (3/11/2020).

Menurutnya, lonjakan belum terjadi lantaran efek dari libur panjang pada akhir Oktober lalu saat ini belum terasa.

"Untuk bisa mengetahui efek dari libur panjang diperlukan waktu beberapa hari ke depan," tuturnya.

Bila nantinya ada lonjakan kasus Covid-19, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini memastikan, kapasitas ruang isolasi mencukupi.

Sebab, kapasitas fasilitas kesehatan yang disiapkan bagi pasien Covid-19 oleh Pemprov DKI sudah sangat memadai.

"Kapasitas ruang rawat inap isolasi saat ini di bawah 55 persen tingkat keterisiannya, ICU 58 persen. Tempat isolasi hotel juga hanya 21 persen sekarang," ujarnya.

"Tentu kita enggak berharap ini melonjak, tapi bahwa kapasitasnya ada," sambungnya.

Anies pun meminta tim gugus tugas di tingkat RT/RW untuk mendata warganya yang baru pulang bepergian dari luar kota.

Bila ditemukan ada warga yang menunjukkan gejala Covid-19, tim gugus tugas di tingkat RT/RW pun diminta langsung berkoordinasi dengan lurah dan puskesmas setempat.

Baca juga: Nekat Bunuh Suami Karena Sakit Hati, Niat Jahat Istri Sempat Urung Dilakukan saat Lihat Korban Tidur

"Bila ada yang memiliki keluhan, maka akan dipandu untuk bisa segera ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan awal. Jadi, itu untuk deteksi," kata dia.

Tak lupa, mantan Rektor Universitas Paramadina ini juga mengingatkan warganya untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Kepada seluruh masyarakat tetap menggunakan masker dimanapun kapanpun dan tetap jaga jarak, serta cuci tangan teratur," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved