Hal yang Jadi Sorotan di Lapas, Napi Kendalikan Narkoba hingga Warga Binaan Terpindana Mati Kabur

Sederet kasus terjadi di lembaga pemasyarakatan menjadi perhatian publik.

Editor: Wahyu Aji
Kompas.com
Ilustrasi penjara 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sederet kasus terjadi di lembaga pemasyarakatan menjadi perhatian publik.

Mulai belum berkurangnya kasus narkoba yang dikendalikan dari lapas hingga narapidana yang kabur.

Dari catatan, ada sederet kasus yang menyita perhatian adalah pengendalian narkoba pada 29 Mei 2020 lalu.

Dimana sabu seberat 66 kilogram dan 16 ribu butir ekstasi yang disembunyikan didalam karung beras berhasil digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Pengendalinya napi di Lapas Salemba. Mereka memanfaatkan pengiriman bantuan ditengah pandemi untuk menyelundupkan sabu," kata Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari.

Kasus berikutnya yang diungkap BNN adalah penyelundupan 200 kilogram sabu yang disembunyikan didalam jagung.

Enam orang pelaku diamankan di sebuah gudang beras di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

"Pada kasus itu juga, napi yang menjadi pengendali peredaran sabu tersebut," ujarnya.

Berikutnya, adalah pengungkapan ganja seberat 410 kilogram yang disimpan didalam tumpukan pisang.

Selain dua orang tersangka yang diamankan, seorang narapidana kembali diketahui mengatur pendistribusian itu.

"Atas kasus ini, para bandar memanfaatkan pengiriman bahan pokok ditengah pandemi untuk mengirim narkotika," ujarnya.

Yang paling menyita perhatian adalah kaburnya napi Cai Changpan alias Cai Ji Fan, 53 dari lapas Tangerang.

Napi terpidana mati ini pun kabur dengan cara menggali lubang sepanjang 30 meter dan lebar 1,5 meter untuk dapat keluar dari lapas.

"Kaburnya napi itu pasti melibatkan banyak pihak, karena semua sudah dirancang dengan baik," kata Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved