Breaking News:

Arti Surat Al Kahfi 1-10, Termasuk Amalan Sunnah yang Dianjurkan Dibaca Setiap Jumat

Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya menjelaskan membaca Surat Al Kahfi di hari Jumat boleh dilakukan bertahap.

Editor: Siti Nawiroh
Surya/Ahmad Zaimul Haq
ILUSTRASI MENGAJI: Jemaah membaca Alquran saat iktikaf di dalam masjid pada malam ganjil hari ke-21 Ramadan di Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (16/6) dini hari. Pada malam ke-21 Bulan Ramadan 1438 Hijriyah, Masjid Al Akbar Surabaya dikunjungi ribuan umat muslim untuk memperbanyak ibadah dan berharap mendapatkan malam Lailatulkadar yang diyakini sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Membaca Surat Al Kahfi di hari Jumat adalah salah satu amalan sunnah.

Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya menjelaskan membaca Surat Al Kahfi di hari Jumat boleh dilakukan bertahap.

"Misalnya setelah subuh baca 1 halaman, sebelum dzuhur baca lagi 2 halaman, sisanya dibaca ketika selesai salat asar," ujar Syekh Ali Jaber.

Jadi kita tidak harus membacanya sekaligus.

Bahkan jika kita belum bisa membaca Al Quran, disarankan untuk menyimak murottal surat Al Kahfi.

"Kalau belum bisa membaca (Al Quran), boleh menyimak atau lewat HP murottal surat Al Khafi."

"Orang yang menyimak Al Quran sama pahalanya dengan yang membaca Al Quran." tutur Syekh Ali Jaber.

Membaca Al Kahfi di hari Jumat memang memiliki keutamaan, sebagaimana hadist:

Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi).

Ada juga hadist yang menjelaskan membaca Surat Al Kahfi 1-10 pun memiliki keutamaan.

Abu Darda' radhiyallahu 'anhu dalam Hadits Riwayat Muslim nomor 809, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved