Breaking News:

Kronologi Pembakaran Produk Perancis di Menteng Jakarta Pusat, Polisi Sebut GPI Beli Minimarket

Oknum Gerakan Pemuda Islam (GPI) membakar produk Perancis, di Komplek Menteng Raya 58, pukul 13.35 WIB, Selasa (3/11/2020).

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Massa aksi 'Bela Nabi Muhammad' di dekat Gedung Kedutaan Besar Perancis, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Oknum Gerakan Pemuda Islam (GPI) membakar produk Perancis, di Komplek Menteng Raya 58, pukul 13.35 WIB, Selasa (3/11/2020).

Hal tersebut pun dibenarkan pihak Polsek Metro Menteng.

Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Kompol Gozali Luhulima, menuturkan kronologi kejadian.

Dikatakannya, pembakaran produk Perancis dipimpin seorang pria bernama Diko Nugraha.

Pada pukul 13.43 WIB, kata Gozali, Diko Nugraha mengunjungi mini market di sekitar Menteng untuk membeli produk Perancis.

"Diko Nugraha mengunjungi Indomaret untuk membeli produk Perancis dan akan dibakar di Halaman Komplek Menteng Raya 58," kata Gozali, saat dikonfirmasi, Kamis (5/11/2020).

"Pukul 13.55 WIB, Diko Nugraha dan rekannya, mengunjungi Indomaret di Jalan Johar Menteng untuk membeli produk Perancis. Ada dua Indomaret yang dikunjungi," lanjutnya.

Pukul 14.17 WIB, lanjut Gozali, Diko Nugraha dan rekannya kembali ke halaman Komplek Menteng Raya 58.

Di sana, mereka membakar produk yang sudah dibeli dari minimarket.

"Seperti produk minuman dan makanan. Mereknya pasti semua tahu," tambah Gozali, yang enggan membeberkan merek produk Perancis tersebut.

Baca juga: Menengok Perahu Eretan Milik Azis di Sungai Ciliwung yang Disulap Jadi Rumah Tinggal

Baca juga: Polisi Benarkan Oknum GPI Bakar Produk Perancis di Menteng Jakarta Pusat

"Pukul 14.40 WIB, acara dilanjutkan Konferensi Pers oleh Diko Nugraha terkait kegiatan pembakaran produk Perancis di Halaman Komplek Menteng Raya 58," sambungnya.
Gozali melanjutkan, pihak kepolisian masih mengusut kasus tersebut hingga sekarang.

Kendati begitu, mereka hanya membakar produk Perancis yang dibeli dari mini market sekitar Menteng Jakarta Pusat.

"Mereka hanya membakar produk-produk itu saja, sih. Tidak berbuat hal yang lain selain itu," tutup Gozali.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved