Breaking News:

Kisah dari Ciliwung

Menengok Perahu Eretan Milik Azis di Sungai Ciliwung yang Disulap Jadi Rumah Tinggal

Sebagian besar hidup Azis (50), dihabiskan di Sungai Ciliwung. Ia pun menyulap perahu eretan menjadi tempat tinggal.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Azis (50) sedang duduk di bagian belakang perahu sembari memegang ponsel pada Rabu (4/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Sebagian besar hidup Azis (50), dihabiskan di Sungai Ciliwung.

Sejak tahun 1987, pria asal Bumiayu, Jawa Tengah tersebut mencari sesuap nasi sebagai penarik perahu eretan di sungai berwarna butek itu.

Bagi Azis, perahu eretan bukan sekadar alat mencari nafkah melainkan sebagai rumah tempatnya bernaung untuk bertahan hidup semenjak terkena gusuran.

Di perahu berukuran kurang lebih 6 meter x 2 meter itu, Azis duduk di atas tempat tidur sederhana sembari melihat ponselnya.

Tempat tidur Azis terletak di bagian buritan perahu. Beralaskan bantal sobek, ia tidur.

Di bagian bawah tempat tidur, terdapat boks putih berisi pakaian kotor, plastik merah berisi perkakas dan ember hitam berisi semen untuk menambal bagian kapal yang bocor.

Azis (50) sedang duduk di bagian belakang perahu sembari memegang ponsel pada Rabu (4/11/2020).
Azis (50) sedang duduk di bagian belakang perahu sembari memegang ponsel pada Rabu (4/11/2020). (Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Sedangkan di bagian atasnya tergantung kalung tasbih, rompi pelampung dan koper.

Rompi pelampung terkadang digunakannya untuk menyelamatkan anak-anak yang tercebur di kali.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved