Breaking News:

Limbas Medis di Pinggir Jalan

BREAKING NEWS Polisi Terima Laporan Temuan 3 Karung Limbah Medis di Pinggir Jalan di Bekasi

Kapolsek Sukatani Polres Metro Bekasi AKP Makmur mengatakan, temuan limbah medis di pinggir jalan itu terjadi pada pekan lalu.

ISTIMEWA/Dokumentasi Polsek Sukatani
Temuan limbah medis bekas penanganan Covid-19 di pinggir Jalan Raya Sukatani, Kabupaten Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKATANI - Temuan tiga karung plastik berisi limbah medis sempat mengegerkan warga di sekitar Jalan Raya Sukatani, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Sukatani Polres Metro Bekasi AKP Makmur mengatakan, temuan limbah medis di pinggir jalan itu terjadi pada pekan lalu.

"Kejadian udah lama, seminggu lebih yang lalu saya lupa harinya," kata Makmur saat dikonfirmasi, Jumat, (6/11/2020).

Temuan limbah medis bekas penanganan Covid-19 di pinggir Jalan Raya Sukatani, Kabupaten Bekasi.
Temuan limbah medis bekas penanganan Covid-19 di pinggir Jalan Raya Sukatani, Kabupaten Bekasi. (ISTIMEWA/Dokumentasi Polsek Sukatani)

Makmur menjelaskan, temuan limbah medis itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang curiga dengan tumpukan kantong plastik berukuran besar di pinggir jalan.

"Kami kalau jumlahnya kurang tahu berapa, tapi dalam bentuk karung itu sekitar tiga karung plastik ukuran 50 kiloan," kata Makmur.

Warga yang pertama kali melihat kata dia, sempat mengecek isi tiga karung mencurigakan dan ternyata di dalamnya berisi limbah medis bekas penanganan Covid-19.

"Warga pertama lihat ada yang berserakan, lalu pas dilihat kaitanya dengan alat-alat penanganan covid," kata Makmur.

"Akhirnya pada lapor ke perangkat desa dan kemudian lapor ke polsek karena kaitannya dengan alat-alat covid takut ada apa-apa kita police line waktu itu," tambahnya.

Makmur menjelaskan, limbah medis yang dibuang sembarang itu berupa bekas alat rapid test, jarum suntik, sarung tangan, pakaian hazmat dan semacamnya.

"Pokoknya kaitan dengan penanganan covid ada bekas alat rapid test ada hazmat (APD), pokoknya semua yang berkaitam dengan covid ada di situ," ucap Makmur.

Kasus ini lanjut Makmur langsung ditangani Satuan Kriminal Khusus (Krimsus) Polres Metro Bekasi dengan bekerja sama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi.

"Prosesnya ditangani Krimsus dan dinas terkait, untuk dilakukan penyelidikan indikasi pembuangan limbah medis tersebut," ujarnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved