Breaking News:

Rampung Akhir Tahun, Ini Fasilitas Baru di Gedung Juang Tambun

Kegiatan revitalisasi ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir dan ditargetkan rampung akhir tahun 2020 ini.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Gedung Juang Tambun di Jalan Sultan Hasanudin, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi tengah dilakukan revitalisasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah melakukan revitalisasi bangunan cagar budaya Gedung Juang Tambun, Jalan Sultan Hasanudin, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan revitalisasi ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir dan ditargetkan rampung akhir tahun 2020 ini.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Rahmat Atong mengatakan, revitalisasi tetap mempertahankan bentuk bangunan asli dan penambahan fasilitas di dalamnya.

Baca juga: Pohon Tumbang di Lampu Merah Grand Wisata Tambun Menimpa Pengendara Motor

"Revitalisasi ini dilakukan untuk memperbaharui bangunan gedung beserta fasilitasnya, karena selama ini bangunan itu terkesan kumuh," kata Rahmat, Jumat, (6/11/2020).

Seperti yang diketahui, Gedung Juang Tambun memamg kurang dikelola dengan baik, bahkan atap bangunan sempat dihuni kawanan kelelawar yang membuat populasi di area tersebut.

Akibatnya, gedung yang memiliki nilai sejarah ini kurang dilirik warga sebagai destinasi wisata lantaran kondisinya yang kurang nyaman.

"Revitalisasi ini tetap mempertahankan bentuk bangunan karena Gedung Juang Tambun sudah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya," terangnya.

Dia mejelaskan, beberapa fasilitas yang nantinya akan ditambah dalam kegiatan revitalisasi ini ialah panggung seni dan pertunjukkan di plaza Gedung Juang Tambun.

Ditambah, fasilitas meseum digital yang akan dikembangkan di area dalam Gedung Juang, sehingga keberadaan bangunan cagar budaya dapat menarik wisata sejarah.

"Di dalam gedungnya itu akan kita kembangkan meseum, konsepnya meseum digital jadi lebih modern," terang dia.

Konten sejarah yang nantinya akan ditampilkan tentunya tidak lepas dari sejarah Bekasi, terlebih di jaman perjuangan hingga mempertahankan kemerdekaan.

"Karena gedung ini punya nilai sejarah, jadi kami ingin membuat wisata sejarah di Bekasi supaya gedung ini menjadi meseum perjuangan rakyat Bekasi," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved